alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Tim Sepak Bola Porprov Kota Pasuruan Hadapi Tiga Runner Up Terbaik

”Tim pelatih tentu punya strategi,” tambahnya. Bagaimana menganalisis pola permainan lawan yang akan dihadapi. Taktik mereka seperti apa. Siapa saja pemain kuncinya. Semua dicermati.

Ketua Askot PSSI Pasuruan Suhaimi berharap Kota Pasuruan bisa menorehkan prestasi dalam porprov kali ini. Namun, hal itu bergantung perhatian KONI. Menurut Suhaimi, tim Kota Pasuruan sudah maksimal saat babak prakualifikasi lalu.

”Bahkan, jajaran manajemen, pelatih, dan saya kemarin patungan untuk bisa menyelenggarakan pra yang kebetulan menjadi tuan rumah,” kata Suhaimi.

Sebab, anggaran hibah dari KONI belum juga turun. Sementara kebutuhan untuk melangsungkan babak prakualifikasi harus tetap dipenuhi. Karena itu, Suhaimi menyerahkan nasib tim sepak bola Kota Pasuruan dalam babak utama ini ke KONI.

”Kami sudah menyiapkan pemain, ofisial, dan perlengkapan. Nah, sekarang saya serahkan sepenuhnya ke KONI. Harapan kami tentu tim ini bisa berprestasi, jadi juara,” ungkap dia.

Dia memotivasi para pemain. Ajang porprov tidak sekadar event mencari medali. Mereka diminta menunjukkan performa terbaik. Sebab, ini juga kesempatan pemain putra daerah untuk menunjukkan bakatnya. PSSI Jawa Timur menurunkan tim pemantau bakat bagi para pemain potensial yang akan diseleksi dalam PON.

”Kami dengar, sudah ada 11 pemain Kota Pasuruan yang dibidik tim talent scouting ini. Tapi, pemain yang lain kesempatannya juga masih sangat terbuka,” pungkasnya. (tom/far)

”Tim pelatih tentu punya strategi,” tambahnya. Bagaimana menganalisis pola permainan lawan yang akan dihadapi. Taktik mereka seperti apa. Siapa saja pemain kuncinya. Semua dicermati.

Ketua Askot PSSI Pasuruan Suhaimi berharap Kota Pasuruan bisa menorehkan prestasi dalam porprov kali ini. Namun, hal itu bergantung perhatian KONI. Menurut Suhaimi, tim Kota Pasuruan sudah maksimal saat babak prakualifikasi lalu.

”Bahkan, jajaran manajemen, pelatih, dan saya kemarin patungan untuk bisa menyelenggarakan pra yang kebetulan menjadi tuan rumah,” kata Suhaimi.

Sebab, anggaran hibah dari KONI belum juga turun. Sementara kebutuhan untuk melangsungkan babak prakualifikasi harus tetap dipenuhi. Karena itu, Suhaimi menyerahkan nasib tim sepak bola Kota Pasuruan dalam babak utama ini ke KONI.

”Kami sudah menyiapkan pemain, ofisial, dan perlengkapan. Nah, sekarang saya serahkan sepenuhnya ke KONI. Harapan kami tentu tim ini bisa berprestasi, jadi juara,” ungkap dia.

Dia memotivasi para pemain. Ajang porprov tidak sekadar event mencari medali. Mereka diminta menunjukkan performa terbaik. Sebab, ini juga kesempatan pemain putra daerah untuk menunjukkan bakatnya. PSSI Jawa Timur menurunkan tim pemantau bakat bagi para pemain potensial yang akan diseleksi dalam PON.

”Kami dengar, sudah ada 11 pemain Kota Pasuruan yang dibidik tim talent scouting ini. Tapi, pemain yang lain kesempatannya juga masih sangat terbuka,” pungkasnya. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/