Sementara Persikapro Liburkan Latihan dan Tunda Uji Coba

SEBELUM DILIBURKAN: Sejumlah pemain Persikapro saat melakukan latihan di Lapangan Maron beberapa waktu lalu. Untuk sementara latihan ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus korona. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

MARON, Radar Bromo – Manajemen Persikapro meniadakan kegiatan latihan dan menunda pertandingan yang sudah direncanakan sebelumnya. Penundaan itu tentu berkaitan dengan adanya imbauan yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) yang makin meluas.

Penundaan seluruh kegiatan yang bersifat massal dan himbauan agar melakukan social distancing. Oleh karena itu seluruh aktivitas sepak bola ditunda sampai dengan adanya pemberitahuan dari pemerintah yang memperbolehkan kembali melakukan aktivitas yang melibatkan orang banyak.

“Hari senin lalu (23/3), Asosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur mengirim surat untuk melakukan penundaan aktivitas sepak bola. Tentunya kami patuhi imbauan tersebut, hal ini juga mecegah pemain agar tidak terinfeksi virus korona yang mudah menular,” kata Dadang Priyanto, Wakil Manajer Persikapro.

Akibat pemberlakuan social distancing ini, para pemain melakukan latihan sendiri di rumah guna untuk menjaga stamina agar tetap prima. Biasanya latihan yang dilakukan bersama tim harus dilakukan secara individu.

Tak hanya itu, beberapa rencana pertandingan uji coba yang sudah disusun untuk meningkatkan mental pemain urung dilaksanakan. Hal ini juga akan berpengaruh pada tingkat kesiapan tim menjelang liga tiga bergulir.

“Konsekuensinya, pemain berlatih sendiri di rumah. Setidaknya stamina dan kebugaran mereka dapat terjaga. Tentu selama berlatih sendiri, pemain juga memperhatikan lingkungan sekitar supaya lebih berhati-hati agar tidak tertular virus,” tuturnya.

Disinggung terkait dengan jadwal gelaran liga 3 yang rencananya akan digelar pada bulan juni mendatang, pihaknya masih belum bisa memastikan. Apakah akan sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.

“Belum bisa dipastikan apakah bisa sesuai rencana, mengingat kondisi saat ini masih darurat korona, namun kami tetap berkomunikasi dengan PSSI, tentu melihat situasi apakah sudah mendukung apa belum,” ujar Dadang. (ar/fun)