alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Debut Sea Games di Vietnam, Peselam Kab Pasuruan Wahyu Anggoro Raih Perak

VIETNAM, Radar Bromo – Cabang olahraga selam Indonesia berhasil menyumbang total 12 medali di ajang Sea Games Vietnam. Terdiri dari tiga emas, enam perak dan tiga perunggu. Dari 12 medali tersebut, satu di antaranya disumbangkan Wahyu Anggoro Tamtomo, warga Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Atlet 27 thaun itu berhasil menyabet perak di nomor 50 meter surface. Medali itu sekaligus prestasi pertamanya di ajang internasional Sea Games.

Wahyu meraih perak setelah kalah dari atlet tuan rumah di babak final pada 22 Mei di Spectrum Aquatics Swim, Hanoi, Vietnam. Bahkan, atlet tuan rumah di nomor 50 meter surface berhasil menyabet medali emas dan perak (lihat grafis).

Sejatinya catatan waktu 15.83 yang diraih Wahyu di Sea Games, tidak lebih baik dari ajang PON Papua di tahun 2019. Saat Wahyu berlaga membela Jatim, atlet yang memiliki berat 90 kilogram dengan tinggi 170 sentimeter itu mencatatkan waktu 15.77. Dia pun berhasil memecahkan rekor dan menyabet medali emas.

Tetapi di ajang Sea Games, Wahyu tak bisa lebih baik dari catatan waktunya yang diraih di PON Papua. Nervous dan persiapan waktu yang mepet adalah alasannya.

“Persiapan kami di Sea Games ini singkat. Setelah PON Papua, tidak ada pemusatan latihan. Hanya latihan mandiri yang lebih banyak,” beber Wahyu via telepon, Senin (23/5).

Atlet yang baru saja melepas lajang Desember 2021 tersebut mengatakan, sejatinya ada banyak agenda kejuaraan dan pelatihan usai PON. Di antaranya World Cup Finswimming di Jerman yang seharusnya menjadi ajang try out bagi atlet. Selain itu pelatihan nasional (Pelatnas).

VIETNAM, Radar Bromo – Cabang olahraga selam Indonesia berhasil menyumbang total 12 medali di ajang Sea Games Vietnam. Terdiri dari tiga emas, enam perak dan tiga perunggu. Dari 12 medali tersebut, satu di antaranya disumbangkan Wahyu Anggoro Tamtomo, warga Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Atlet 27 thaun itu berhasil menyabet perak di nomor 50 meter surface. Medali itu sekaligus prestasi pertamanya di ajang internasional Sea Games.

Wahyu meraih perak setelah kalah dari atlet tuan rumah di babak final pada 22 Mei di Spectrum Aquatics Swim, Hanoi, Vietnam. Bahkan, atlet tuan rumah di nomor 50 meter surface berhasil menyabet medali emas dan perak (lihat grafis).

Sejatinya catatan waktu 15.83 yang diraih Wahyu di Sea Games, tidak lebih baik dari ajang PON Papua di tahun 2019. Saat Wahyu berlaga membela Jatim, atlet yang memiliki berat 90 kilogram dengan tinggi 170 sentimeter itu mencatatkan waktu 15.77. Dia pun berhasil memecahkan rekor dan menyabet medali emas.

Tetapi di ajang Sea Games, Wahyu tak bisa lebih baik dari catatan waktunya yang diraih di PON Papua. Nervous dan persiapan waktu yang mepet adalah alasannya.

“Persiapan kami di Sea Games ini singkat. Setelah PON Papua, tidak ada pemusatan latihan. Hanya latihan mandiri yang lebih banyak,” beber Wahyu via telepon, Senin (23/5).

Atlet yang baru saja melepas lajang Desember 2021 tersebut mengatakan, sejatinya ada banyak agenda kejuaraan dan pelatihan usai PON. Di antaranya World Cup Finswimming di Jerman yang seharusnya menjadi ajang try out bagi atlet. Selain itu pelatihan nasional (Pelatnas).

MOST READ

BERITA TERBARU

/