alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Jika Porkab Ditunda, Dampaknya ke Mental-Psikis Atlet

KRAKSAAN, Radar Bromo – Adanya penundaan gelaran Porkab 2021 rupanya mendapatkan reaksi dari atlet yang ikut dalam gelaran tersebut. Hal ini bukan tanpa alasan. Sebab segala persiapan sudah dilakukan. Penundaan yang terkesan mendadak, berdampak pada mental atlet yang akan bertanding.

Seperti yang diutarakan oleh Camat Besuk Puja Kurniawan, dirinya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari agar kontingennya bisa bertanding dengan baik. Mulai dari sistem penjaringan hingga latihan rutin yang dilakukan. Hingga pada puncaknya dan akan diberangkatkan untuk bertanding.

Kemudian dengan adanya penundaan Porkab lantaran belum mendapatkan izin, kontan membuat atlet kecewa. Bahkan beberapa kontigen sekperti Kecamatan Besuk, sudah melakukan antigen. Adapula kontingen yang telah membuat jersey.

“Porkab sudah ditunda dua kali. Ini berdampak pada kondisi mental dan psikis atlet. Sebelumnya sudah punya semangat untuk bertanding, ternyata ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tentu mental menjadi down,” katanya.

Puja menjelaskan jika dampak penundaan memang sangar mempengaruhi kondisi psikis para atlet yang sudah siap bertanding. Selain itu juga berdampak pada sektor lainnya, namun tidak terlalu signifikan. Seperti persiapan kendaraan yang akan digunakan, sebab kendaraan sudah siap digunakan untuk pemberangkatan.

“Kecamatan Besuk ada 115 atlet dari 12 cabor. Satu atlet ada yang ikut dua cabor. Tentu harapannya bisa dilaksanakan dengan cepat. Persiapan sudah matang. Rapat teknis sudah dilakukan, kalau begini terus olahraga probolinggo khawatir prestasi atlet akan menurun,” tandasnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Adanya penundaan gelaran Porkab 2021 rupanya mendapatkan reaksi dari atlet yang ikut dalam gelaran tersebut. Hal ini bukan tanpa alasan. Sebab segala persiapan sudah dilakukan. Penundaan yang terkesan mendadak, berdampak pada mental atlet yang akan bertanding.

Seperti yang diutarakan oleh Camat Besuk Puja Kurniawan, dirinya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari agar kontingennya bisa bertanding dengan baik. Mulai dari sistem penjaringan hingga latihan rutin yang dilakukan. Hingga pada puncaknya dan akan diberangkatkan untuk bertanding.

Kemudian dengan adanya penundaan Porkab lantaran belum mendapatkan izin, kontan membuat atlet kecewa. Bahkan beberapa kontigen sekperti Kecamatan Besuk, sudah melakukan antigen. Adapula kontingen yang telah membuat jersey.

“Porkab sudah ditunda dua kali. Ini berdampak pada kondisi mental dan psikis atlet. Sebelumnya sudah punya semangat untuk bertanding, ternyata ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tentu mental menjadi down,” katanya.

Puja menjelaskan jika dampak penundaan memang sangar mempengaruhi kondisi psikis para atlet yang sudah siap bertanding. Selain itu juga berdampak pada sektor lainnya, namun tidak terlalu signifikan. Seperti persiapan kendaraan yang akan digunakan, sebab kendaraan sudah siap digunakan untuk pemberangkatan.

“Kecamatan Besuk ada 115 atlet dari 12 cabor. Satu atlet ada yang ikut dua cabor. Tentu harapannya bisa dilaksanakan dengan cepat. Persiapan sudah matang. Rapat teknis sudah dilakukan, kalau begini terus olahraga probolinggo khawatir prestasi atlet akan menurun,” tandasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/