24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Askot PSSI Probolinggo Ajukan Anggaran Rp 1,7 M Tahun 2023

MAYANGAN, Radar Bromo – Pengurus Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Probolinggo mengajukan anggaran Rp 1,7 miliar untuk tahun 2023 mendatang. Anggaran itu jauh lebih besar dari yang didapat tahun ini, sekitar Rp 560 juta.

Ketua Askot PSSI Probolinggo Eko Purwanto mengatakan, anggaran askot untuk tahun ini sudah hampir habis. Lantaran itu, tahun depan diajukan anggaran lebih besar. ”Untuk anggaran kegiatan PSSI tahun ini sudah hampir habis, Mas,” ujarnya.

Anggaran sebesar Rp 1,7 miliar itu, nantinya diperuntukkan kegiatan-kegiatan 2023. Terutama untuk Persipro 54 yang berlaga di Liga 3 Jatim dan untuk pembinaan-pembinaan.

Tentunya, kegiatan Liga 3 Jatim nantinya, membutuhkan anggaran cukup besar. Begitu juga dengan pembinaan. ”Nanti ada pertandingan secara resmi, kami akan memutar (kompetisi) internal. Pembinaan menjadi tanggung jawab kami. Siapa yang akan lolos mengikuti provinsi, klub itu yang membiayai,” terangnya.

Meski begitu, dikatakan Eko, pihaknya belum dapat memastikan nilai anggaran yang akan diterima di tahun 2023. Mengingat, dari nilai anggaran usulan KONI Kota Probolinggo yang awalnya Rp 12 miliar, ternyata hanya direaliasikan sekitar Rp 10,9 miliar.

Dalam artian, anggaran KONI yang diperoleh tahun depan juga di bawah dari nilai pengajuan awal. ”Kami masih menunggu, tahun 2023 nanti PSSI Kota Probolinggo dapat berapa. Karena kemungkinan realisasi anggaran KONI juga tidak sesuai dengan yang diajukan di awal. Kalau kami mengajukan ke KONI untuk tahun depan sekitar Rp 1,7 miliar,” jelasnya. (mas/mie)

MAYANGAN, Radar Bromo – Pengurus Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Probolinggo mengajukan anggaran Rp 1,7 miliar untuk tahun 2023 mendatang. Anggaran itu jauh lebih besar dari yang didapat tahun ini, sekitar Rp 560 juta.

Ketua Askot PSSI Probolinggo Eko Purwanto mengatakan, anggaran askot untuk tahun ini sudah hampir habis. Lantaran itu, tahun depan diajukan anggaran lebih besar. ”Untuk anggaran kegiatan PSSI tahun ini sudah hampir habis, Mas,” ujarnya.

Anggaran sebesar Rp 1,7 miliar itu, nantinya diperuntukkan kegiatan-kegiatan 2023. Terutama untuk Persipro 54 yang berlaga di Liga 3 Jatim dan untuk pembinaan-pembinaan.

Tentunya, kegiatan Liga 3 Jatim nantinya, membutuhkan anggaran cukup besar. Begitu juga dengan pembinaan. ”Nanti ada pertandingan secara resmi, kami akan memutar (kompetisi) internal. Pembinaan menjadi tanggung jawab kami. Siapa yang akan lolos mengikuti provinsi, klub itu yang membiayai,” terangnya.

Meski begitu, dikatakan Eko, pihaknya belum dapat memastikan nilai anggaran yang akan diterima di tahun 2023. Mengingat, dari nilai anggaran usulan KONI Kota Probolinggo yang awalnya Rp 12 miliar, ternyata hanya direaliasikan sekitar Rp 10,9 miliar.

Dalam artian, anggaran KONI yang diperoleh tahun depan juga di bawah dari nilai pengajuan awal. ”Kami masih menunggu, tahun 2023 nanti PSSI Kota Probolinggo dapat berapa. Karena kemungkinan realisasi anggaran KONI juga tidak sesuai dengan yang diajukan di awal. Kalau kami mengajukan ke KONI untuk tahun depan sekitar Rp 1,7 miliar,” jelasnya. (mas/mie)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/