alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Jelang 8 Besar, Persekap Junior Perbanyak Latihan Sentuhan Mental

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pelatih Persekap Jr Sujito meningkatkan intensitas latihan untuk timnya. Itu setelah jadwal pertandingan babak 8 besar turun. Terhitung, arek-arek The Lasser cilik punya waktu kurang dari sepekan sebelum harus kembali berlaga.

“Setelah putaran kedua lalu hanya libur dua hari. Kemudian latihan terus, tapi ya itu kendalanya karena pemain masih sekolah, terkadang tidak lengkap,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sujito hanya fokus latihan. Padahal dengan jeda waktu babak 16 besar dengan babak 8 besar selama ini cukup panjang. Semestinya, kata Sujito, jeda waktu itu bisa dimanfaatkan untuk menggelar laga uji coba.

“Tapi kami sama-sama tidak tahu jadwalnya kapan. Pengalaman sebelum babak 16 besar kemarin, kami adakan uji coba ternyata jadwalnya turun mendadak. Kasihan anak-anak kelelahan,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya pun menyiasati kondisi itu dengan beberapa kali game dengan membagi tim menjadi dua. Dengan begitu, ia mencoba menciptakan suasana latihan seperti pertandingan uji coba.

Menurutnya, membangun mental pemain menjadi fokus utamanya selama ini. Sebab, para pemain Persekap Jr masih berada di kelompok usia remaja. Sehingga sentuhan mental lebih banyak ditekankan. “Yang paling utama mental itu. Tapi tetap ada latihan fisik, teknik, porsinya saja yang berbeda,” bebernya.

Sepekan terakhir, Sujito kembali mengasah teknik dan taktik permainan untuk timnya. Babak 8 besar sendiri digelar mulai 18 November. PSSI Asprov Jawa Timur memilih venue pertandingan di tempat netral. Yakni Stadion Brawijaya Kediri.

Selain Persekap Jr, ada tujuh tim yang akan bertanding dengan sistem gugur. Yakni Persebaya Jr, Asifa Jr, Blitar Poetra Jr, Persid Jember Jr, PSBK Jr, Persikoba Jr dan Persegres Jr. (tom/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pelatih Persekap Jr Sujito meningkatkan intensitas latihan untuk timnya. Itu setelah jadwal pertandingan babak 8 besar turun. Terhitung, arek-arek The Lasser cilik punya waktu kurang dari sepekan sebelum harus kembali berlaga.

“Setelah putaran kedua lalu hanya libur dua hari. Kemudian latihan terus, tapi ya itu kendalanya karena pemain masih sekolah, terkadang tidak lengkap,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sujito hanya fokus latihan. Padahal dengan jeda waktu babak 16 besar dengan babak 8 besar selama ini cukup panjang. Semestinya, kata Sujito, jeda waktu itu bisa dimanfaatkan untuk menggelar laga uji coba.

“Tapi kami sama-sama tidak tahu jadwalnya kapan. Pengalaman sebelum babak 16 besar kemarin, kami adakan uji coba ternyata jadwalnya turun mendadak. Kasihan anak-anak kelelahan,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya pun menyiasati kondisi itu dengan beberapa kali game dengan membagi tim menjadi dua. Dengan begitu, ia mencoba menciptakan suasana latihan seperti pertandingan uji coba.

Menurutnya, membangun mental pemain menjadi fokus utamanya selama ini. Sebab, para pemain Persekap Jr masih berada di kelompok usia remaja. Sehingga sentuhan mental lebih banyak ditekankan. “Yang paling utama mental itu. Tapi tetap ada latihan fisik, teknik, porsinya saja yang berbeda,” bebernya.

Sepekan terakhir, Sujito kembali mengasah teknik dan taktik permainan untuk timnya. Babak 8 besar sendiri digelar mulai 18 November. PSSI Asprov Jawa Timur memilih venue pertandingan di tempat netral. Yakni Stadion Brawijaya Kediri.

Selain Persekap Jr, ada tujuh tim yang akan bertanding dengan sistem gugur. Yakni Persebaya Jr, Asifa Jr, Blitar Poetra Jr, Persid Jember Jr, PSBK Jr, Persikoba Jr dan Persegres Jr. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/