alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Porkab Ditunda, Atlet Atletik Kab Probolnggo Fokus Jaga Kondisi

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejak pandemi, event olahraga jadi sepi. Termasuk gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo yang resmi ditunda. Meski begitu, hal tersebut tak membuat atlet-atlet libur latihan.

Meski sepi event olahraga, latihan diperlukan oleh atlet untuk menjaga kondisi. Hal itu seperti yang dilakukan sejumlah atlet atletik di Kabupaten Probolinggo ini.

Jumat (16/7), sejumlah atlet tampak asyik berlatih di gim. Mulai latihan angkat beban hingga porsi sejumlah latihan lainnya.

“Sejak beberapa bulan lalu sudah persiapan untuk gelaran event. Namun, ada penundaan. Bagi para atlet, menjaga kebugaran dengan kondisi fisik prima sangat penting dilakukan,” ujar Rasad Wahidin, 39, pelatih atletik Kabupaten Probolinggo saat ditemui di sebuah gim wilayah Kraksaan.

Rasad mengakui, kekecewaan memang sempat dirasakan sejumlah atletnya. Hal itu lantaran gelaran Porkab terpaksa ditunda beberapa waktu lalu.

Namun, di sisi lain, penundaan itu juga jadi kesempatan. Terutama bagi atlet-atlet pemula. Agar mereka bisa menyiapkan diri dengan lebih baik lagi.

“Ada sekitar 20 atlet pada cabor atletik. Ada yang atlet lari, lempar dan lompat galah. Mereka ini, adalah atlet yang disiapkan tidak hanya gelaran Porkab, namun pada Porprov tahun depan,” ujarnya.

Puluhan atlet yang dilatih saat ini, sebelumnya mengikuti latihan khusus. Namun, lataran sejumlah gelaran event olahraga ditunda, ritme latihan pun mulai dikurangi.

Hal ini untuk menjaga kondisi fisik atlet. Agar tidak terlalu kepayahan dan menghindari cedera saat latihan. “Squat (latihan di gim) ini biasanya Jumat dan Selasa. Namun, saat ini, Jumat saja. Selain itu, latihan di lapangan. Misal di Gelora Merdeka Kraksaan, di wilayah pegunungan untuk tanjakan, dan di daerah laut,” ujarnya.

Rasad sendiri berharap, ajang Porkab bisa tetap digelar. Tentunya, bila kasus Covid sudah mulai bisa terkendali. Syukur-syukur bisa digelar dalam waktu dekat ini.

“Dari adanya gelaran event olahraga atau perlombaan, para atlet dapat diukur kemampuannya. Mengukur hasil latihannya. Juga menjadi semangat bagi para atlet. Sehingga, harapan kami, gelaran dapat segera dimulai kembali, dan yang sudah terjadwal misal seperti Porprov bisa terlaksana tanpa diundur,” harapnya. (mu/mie)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sejak pandemi, event olahraga jadi sepi. Termasuk gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo yang resmi ditunda. Meski begitu, hal tersebut tak membuat atlet-atlet libur latihan.

Meski sepi event olahraga, latihan diperlukan oleh atlet untuk menjaga kondisi. Hal itu seperti yang dilakukan sejumlah atlet atletik di Kabupaten Probolinggo ini.

Jumat (16/7), sejumlah atlet tampak asyik berlatih di gim. Mulai latihan angkat beban hingga porsi sejumlah latihan lainnya.

“Sejak beberapa bulan lalu sudah persiapan untuk gelaran event. Namun, ada penundaan. Bagi para atlet, menjaga kebugaran dengan kondisi fisik prima sangat penting dilakukan,” ujar Rasad Wahidin, 39, pelatih atletik Kabupaten Probolinggo saat ditemui di sebuah gim wilayah Kraksaan.

Rasad mengakui, kekecewaan memang sempat dirasakan sejumlah atletnya. Hal itu lantaran gelaran Porkab terpaksa ditunda beberapa waktu lalu.

Namun, di sisi lain, penundaan itu juga jadi kesempatan. Terutama bagi atlet-atlet pemula. Agar mereka bisa menyiapkan diri dengan lebih baik lagi.

“Ada sekitar 20 atlet pada cabor atletik. Ada yang atlet lari, lempar dan lompat galah. Mereka ini, adalah atlet yang disiapkan tidak hanya gelaran Porkab, namun pada Porprov tahun depan,” ujarnya.

Puluhan atlet yang dilatih saat ini, sebelumnya mengikuti latihan khusus. Namun, lataran sejumlah gelaran event olahraga ditunda, ritme latihan pun mulai dikurangi.

Hal ini untuk menjaga kondisi fisik atlet. Agar tidak terlalu kepayahan dan menghindari cedera saat latihan. “Squat (latihan di gim) ini biasanya Jumat dan Selasa. Namun, saat ini, Jumat saja. Selain itu, latihan di lapangan. Misal di Gelora Merdeka Kraksaan, di wilayah pegunungan untuk tanjakan, dan di daerah laut,” ujarnya.

Rasad sendiri berharap, ajang Porkab bisa tetap digelar. Tentunya, bila kasus Covid sudah mulai bisa terkendali. Syukur-syukur bisa digelar dalam waktu dekat ini.

“Dari adanya gelaran event olahraga atau perlombaan, para atlet dapat diukur kemampuannya. Mengukur hasil latihannya. Juga menjadi semangat bagi para atlet. Sehingga, harapan kami, gelaran dapat segera dimulai kembali, dan yang sudah terjadwal misal seperti Porprov bisa terlaksana tanpa diundur,” harapnya. (mu/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU