alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Cerita Atlet Wushu Probolinggo Abaikan Panggilan Kerja demi Juara Porprov

Ahmad Hadar Mahbubi, merupakan penyumbang emas pertama Kabupaten Probolinggo di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 lalu. Perjuangan yang tak mudah. Mengabaikan panggilan kerja berujung juara.

==================

SENIN, 27 Juni 2022 jadi salah satu hari yang tak terlupakan bagi Ahmad Hadar Mahbubi. Ia menjalani partai puncak perdananya sebagai atlet wushu. Ajangnya pun tak main-main. Porprov Jatim.

Partai puncak yang tak mudah bagi Hadar. Sang lawan asal Kabupaten Malang, memberi perlawanan alot. Laga yang cukup menguras tenaga dan emosi. Ia sempat kehabisan tenaga di ronde ketiga. Hampir menyerah.

Namun, ia teringat lagi perjuangannya untuk sampai di partai puncak. Ia membuang jauh-jauh niat untuk menyerah. Melakukan serangan kombinasi terakhir. Rupanya serangan itu, tak diperhitungkan sang musuh. Berhasil membuat lawannya keluar arena. Hadar pun bablas juara.

Sesaat usai dapat pengalungan medali emas, suasana haru tersaji. Sang kakak yang hadir di Gedung Serbaguna, Kabupaten Jember, venue cabor wushu itu pun langsung memeluknya. Tak terasa air mata berlinang. Menangis dengan rasa bangga.

Sejumlah pengurus KONI –induk cabor- setempat pun ikut larut dalam euforia itu. Tak ketinggalan, atlet-atlet wushu Kabupaten Probolinggo lainnya. Ikut berpelukan penuh bangga.

Di tengah hiruk pikuk itu, Hadar langsung mencari handphone-nya. Begitu ketemu, pria kelahiran tahun 2001 langsung menghubungi ibunya. “Mak, saya dapat medali emas. Alhamdulillah, doa sampean terkabul, Mak,” ujarnya dari smartphone-nya.

Ahmad Hadar Mahbubi, merupakan penyumbang emas pertama Kabupaten Probolinggo di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 lalu. Perjuangan yang tak mudah. Mengabaikan panggilan kerja berujung juara.

==================

SENIN, 27 Juni 2022 jadi salah satu hari yang tak terlupakan bagi Ahmad Hadar Mahbubi. Ia menjalani partai puncak perdananya sebagai atlet wushu. Ajangnya pun tak main-main. Porprov Jatim.

Partai puncak yang tak mudah bagi Hadar. Sang lawan asal Kabupaten Malang, memberi perlawanan alot. Laga yang cukup menguras tenaga dan emosi. Ia sempat kehabisan tenaga di ronde ketiga. Hampir menyerah.

Namun, ia teringat lagi perjuangannya untuk sampai di partai puncak. Ia membuang jauh-jauh niat untuk menyerah. Melakukan serangan kombinasi terakhir. Rupanya serangan itu, tak diperhitungkan sang musuh. Berhasil membuat lawannya keluar arena. Hadar pun bablas juara.

Sesaat usai dapat pengalungan medali emas, suasana haru tersaji. Sang kakak yang hadir di Gedung Serbaguna, Kabupaten Jember, venue cabor wushu itu pun langsung memeluknya. Tak terasa air mata berlinang. Menangis dengan rasa bangga.

Sejumlah pengurus KONI –induk cabor- setempat pun ikut larut dalam euforia itu. Tak ketinggalan, atlet-atlet wushu Kabupaten Probolinggo lainnya. Ikut berpelukan penuh bangga.

Di tengah hiruk pikuk itu, Hadar langsung mencari handphone-nya. Begitu ketemu, pria kelahiran tahun 2001 langsung menghubungi ibunya. “Mak, saya dapat medali emas. Alhamdulillah, doa sampean terkabul, Mak,” ujarnya dari smartphone-nya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/