alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Persekabpas Ingin Sapu Bersih Sisa Laga, Termasuk Laga Derby

PASURUAN, Radar Bromo – Di grup L Liga 3 Jatim, poin Persekabpas sejatinya sama dengan Persekap. Sama-sama mengoleksi poin enam. Bedanya, peringkat Persekabpas masih di bawah tuan rumah Persekap lantaran jumlah selisih gol. Baik Persekabpas dan Persekap juga sama-sama menyisakan dua laga akhir.

Menariknya, akan ada laga derby di laga terakhir. Laga yang mempertemukan Persekap dengan Persekabpas. Nah, Laskar Sakera juga mengincar bisa meraup kemenangan agar tim ini bisa menjadi juara grup.

Selama dua laga yang sudah dilakoni, Kasianto yang menjadi pelatih kepala Persekabpas, sudah melakukan evaluasi. Menurut Kasianto, ada beberapa hal yang harus dibenahi sebelum pertandingan itu.

Salah satunya lini tengah dan belakang. Dia mengambil contoh laga saat melawan Asifa. Gawang Persekabpas begitu gampang dijebol. Meski dalam laga itu Persekabpas menang telak, satu gol dari Asifa tetap menjadi catatannya.

“Kami terus melakukan evaluasi. Ini kami juga terus melakukan latihan untuk persiapan laga selanjutnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (12/11).

Bagi dia, jebolnya gawang Persekbapas oleh pemain Asifa, tidak boleh disepelekan. Bisa jadi gol tersebut terjadi karena pemain meremehkan. Ini menandakan pertahanan tengah dan belakang masih kurang kuat. Untuk itulah di sesi latihan yang dilakukan, Kasianto akan mencari apa yang menyebabkan jebolnya pertahanan tersebut.

“Saat itu pemain lawan langsung menyerang. Dan anak-anak kami tengah dan belakang ini bisa dijebol. Ini kan tidak boleh terulang. Karena itu, dalam latihan diperkuat. Mereka harus segera kembali ketika ada serangan lawan,” jelasnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Di grup L Liga 3 Jatim, poin Persekabpas sejatinya sama dengan Persekap. Sama-sama mengoleksi poin enam. Bedanya, peringkat Persekabpas masih di bawah tuan rumah Persekap lantaran jumlah selisih gol. Baik Persekabpas dan Persekap juga sama-sama menyisakan dua laga akhir.

Menariknya, akan ada laga derby di laga terakhir. Laga yang mempertemukan Persekap dengan Persekabpas. Nah, Laskar Sakera juga mengincar bisa meraup kemenangan agar tim ini bisa menjadi juara grup.

Selama dua laga yang sudah dilakoni, Kasianto yang menjadi pelatih kepala Persekabpas, sudah melakukan evaluasi. Menurut Kasianto, ada beberapa hal yang harus dibenahi sebelum pertandingan itu.

Salah satunya lini tengah dan belakang. Dia mengambil contoh laga saat melawan Asifa. Gawang Persekabpas begitu gampang dijebol. Meski dalam laga itu Persekabpas menang telak, satu gol dari Asifa tetap menjadi catatannya.

“Kami terus melakukan evaluasi. Ini kami juga terus melakukan latihan untuk persiapan laga selanjutnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (12/11).

Bagi dia, jebolnya gawang Persekbapas oleh pemain Asifa, tidak boleh disepelekan. Bisa jadi gol tersebut terjadi karena pemain meremehkan. Ini menandakan pertahanan tengah dan belakang masih kurang kuat. Untuk itulah di sesi latihan yang dilakukan, Kasianto akan mencari apa yang menyebabkan jebolnya pertahanan tersebut.

“Saat itu pemain lawan langsung menyerang. Dan anak-anak kami tengah dan belakang ini bisa dijebol. Ini kan tidak boleh terulang. Karena itu, dalam latihan diperkuat. Mereka harus segera kembali ketika ada serangan lawan,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/