alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

Atlet Biliar Berhijab asal Kota Pasuruan Sumbang Perak PON Papua

PASURUAN, Radar Bromo – Satu atlet asal Kota Pasuruan akhirnya ikut menyumbang medali perak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Medali itu diraih oleh Anabelle P. Yohana, atlet biliar di nomor 9 Ball Single Putri yang berlaga di venue Biliar SP-2 Mimika, Selasa (12/10).

Di nomor 9 Ball Single Putri, Anabelle berhasil lolos ke babak final, usai di semifinal berhasil mengalahkan Fatih atlet Papua di Venue Biliar SP-2 Mimika. Sayang dia harus puas meraih medali perak, usai di final dikalahkan Angelina M Ticowalu, atlet asal Jateng.

Keberhasilan Anabelle meraih perak, dibenarkan oleh Ishari. Ketua POBSI Kota Pasuruan tersebut, mendapat kabar sore hari dari pendamping cabor biliar Jatim.

“Saat lolos ke final, kami berharap Anabelle bisa meraih emas. Tapi persaingannya berat dan Anabelle harus puas di posisi runner up,” beber Ishari.

Pria yang juga personel kepolisian itu mengungkapkan, raihan perak ini dinilai sudah sangat bagus. Apalagi di babak semifinal, Anabelle berhasil mengalahkan Angelina M Ticowalu, atlet tuan rumah yang menjadi unggulan.

Dalam PON XX Papua, sejatinya ada dua atlet billiard asal Kota Pasuruan yang turun. Selain Anabelle, ada pula Amelia. Nama terakhir yang disebut adalah kakak kandung Anabelle. Keduanya sama-sama kompak dengan tampil mengenakan hijab selama bertanding.

PASURUAN, Radar Bromo – Satu atlet asal Kota Pasuruan akhirnya ikut menyumbang medali perak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Medali itu diraih oleh Anabelle P. Yohana, atlet biliar di nomor 9 Ball Single Putri yang berlaga di venue Biliar SP-2 Mimika, Selasa (12/10).

Di nomor 9 Ball Single Putri, Anabelle berhasil lolos ke babak final, usai di semifinal berhasil mengalahkan Fatih atlet Papua di Venue Biliar SP-2 Mimika. Sayang dia harus puas meraih medali perak, usai di final dikalahkan Angelina M Ticowalu, atlet asal Jateng.

Keberhasilan Anabelle meraih perak, dibenarkan oleh Ishari. Ketua POBSI Kota Pasuruan tersebut, mendapat kabar sore hari dari pendamping cabor biliar Jatim.

“Saat lolos ke final, kami berharap Anabelle bisa meraih emas. Tapi persaingannya berat dan Anabelle harus puas di posisi runner up,” beber Ishari.

Pria yang juga personel kepolisian itu mengungkapkan, raihan perak ini dinilai sudah sangat bagus. Apalagi di babak semifinal, Anabelle berhasil mengalahkan Angelina M Ticowalu, atlet tuan rumah yang menjadi unggulan.

Dalam PON XX Papua, sejatinya ada dua atlet billiard asal Kota Pasuruan yang turun. Selain Anabelle, ada pula Amelia. Nama terakhir yang disebut adalah kakak kandung Anabelle. Keduanya sama-sama kompak dengan tampil mengenakan hijab selama bertanding.

MOST READ

BERITA TERBARU