31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Perenang Kota Probolinggo Ini Tambah Beban 4 Kg di Kaki saat Berlatih

KEDOPOK, Radar BromoArjuna Wira Negara, atlet renang andalan Kota Probolinggo kini tengah menambah porsi latihannya tiap sore. Ia mengincar ajang Jatim Open dan Indonesia Open.

Latihannya pun tak biasa. Arjuna menambah beban yang dipasang di kakinya. Hal itu terlihat saat ditemui di GOR Mastrip kemarin sore (12/8). Arjuna latihan bersama adiknya, Rifqi Wira Negara dan atlet lainnya. Beban latihan untuk Arjuna, terlihat paling berat dan ekstra.

Pada kaki Arjuna, dimasukkan besi beban yang dimasukkan dalam kaos kaki panjang. ”Besi beban itu, beratnya 2 kg di kaki kanan dan 2 kg di kaki kiri. Sehingga total besi beban yang digunakan latihan renang 4 kg,” kata Suharto, selaku pelatih renang Arjuna.

Tidak hanya itu. Latihan ekstra biasa diberikan pada Arjuna, selain dipasang besi beban di kaki. Pinggang Arjuna diikat tali dan ember. Nah, saat berenang, beban timba yang terisi air itu menambah berat untuk berenang.

”Latihan ekstra dan berat ini memang harus dijalani Arjuna. Untuk mempersiapkan menghadapi Jatim Open perkiraan Oktober dan Indonesia Open,” ungkap Suharto.

Menurutnya, Arjuna dengan segudang prestasi yang sudah diraih, memiliki potensi dan bakat luar biasa. Penghargaan sebagai perenang terbaik nasional se-Indonesia untuk KU5, sudah sering dicapainya. Itu karena Arjuna selalu siap terima latihan berat.

”Kejuaraan terakhir yang diikuti Minggu kemarin (7/8) dalam Kejuaraan Renang Tri Grantra Akusara se-Indonesia di Sleman, Jogjakarta. Arjuna dapat 3 medali emas dan 1 medali perak. Alhamdulilah, Arjuna juga dinobatkan sebagai perenang terbaik nasional se-Indonesia KU5 putra,” paparnya. (mas/mie)

KEDOPOK, Radar BromoArjuna Wira Negara, atlet renang andalan Kota Probolinggo kini tengah menambah porsi latihannya tiap sore. Ia mengincar ajang Jatim Open dan Indonesia Open.

Latihannya pun tak biasa. Arjuna menambah beban yang dipasang di kakinya. Hal itu terlihat saat ditemui di GOR Mastrip kemarin sore (12/8). Arjuna latihan bersama adiknya, Rifqi Wira Negara dan atlet lainnya. Beban latihan untuk Arjuna, terlihat paling berat dan ekstra.

Pada kaki Arjuna, dimasukkan besi beban yang dimasukkan dalam kaos kaki panjang. ”Besi beban itu, beratnya 2 kg di kaki kanan dan 2 kg di kaki kiri. Sehingga total besi beban yang digunakan latihan renang 4 kg,” kata Suharto, selaku pelatih renang Arjuna.

Tidak hanya itu. Latihan ekstra biasa diberikan pada Arjuna, selain dipasang besi beban di kaki. Pinggang Arjuna diikat tali dan ember. Nah, saat berenang, beban timba yang terisi air itu menambah berat untuk berenang.

”Latihan ekstra dan berat ini memang harus dijalani Arjuna. Untuk mempersiapkan menghadapi Jatim Open perkiraan Oktober dan Indonesia Open,” ungkap Suharto.

Menurutnya, Arjuna dengan segudang prestasi yang sudah diraih, memiliki potensi dan bakat luar biasa. Penghargaan sebagai perenang terbaik nasional se-Indonesia untuk KU5, sudah sering dicapainya. Itu karena Arjuna selalu siap terima latihan berat.

”Kejuaraan terakhir yang diikuti Minggu kemarin (7/8) dalam Kejuaraan Renang Tri Grantra Akusara se-Indonesia di Sleman, Jogjakarta. Arjuna dapat 3 medali emas dan 1 medali perak. Alhamdulilah, Arjuna juga dinobatkan sebagai perenang terbaik nasional se-Indonesia KU5 putra,” paparnya. (mas/mie)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/