alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Handsball di Menit Akhir, Persikapro Ditekuk Persebo 1-0

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Posisi Persikapro kian sulit di grup N. Di laga ketiganya Jumat (12/11) sore, tim berjuluk Laskar Panji Laras lagi-lagi mengalami kekalahan. Menghadapi Persebo Muda Bondowoso, tim asuhan Atipno kalah 1-0.

Kekalahan itu menyakitkan. Betapa tidak, gol Persebo Muda Bondowoso terjadi di menit akhir. Persis saat laga memasuki injury time, Persebo Muda diberi hadiah penalti oleh wasit. Ini setelah salah satu pemain Persikapro, dianggap melakukan handsball.

M Rizki yang menjadi eksekutor, sukses memperdaya Rifal Rinaldi. Jala bergetar dan skor menjadi 1-0. Skor ini tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Pelatih Persikapro Atipno mengatakan, di laga ketiga ini, sejatinya para pemainnya sangat mendominasi permainan. Sejumlah peluang banyak tercipta pada pertandingan tersebut.

“Peluang cukup banyak, namun memang finishing-nya banyak yang kurang dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Atipno mengatakan, munculnya keunggulan tim lawan lantaran pada babak kedua, para pemainnya banyak yang terkuras energinya. Sehingga banyak pemain yang kehilangan staminanya.

“Babak kedua, pemain sudah banyak yang lelah. Sehingga pemain lawan memiliki peluang, dan peluang itu diselesaikan dengan baik. Pemain kami dinilai handsball, kemudian penalti,” ujarnya.

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Posisi Persikapro kian sulit di grup N. Di laga ketiganya Jumat (12/11) sore, tim berjuluk Laskar Panji Laras lagi-lagi mengalami kekalahan. Menghadapi Persebo Muda Bondowoso, tim asuhan Atipno kalah 1-0.

Kekalahan itu menyakitkan. Betapa tidak, gol Persebo Muda Bondowoso terjadi di menit akhir. Persis saat laga memasuki injury time, Persebo Muda diberi hadiah penalti oleh wasit. Ini setelah salah satu pemain Persikapro, dianggap melakukan handsball.

M Rizki yang menjadi eksekutor, sukses memperdaya Rifal Rinaldi. Jala bergetar dan skor menjadi 1-0. Skor ini tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Pelatih Persikapro Atipno mengatakan, di laga ketiga ini, sejatinya para pemainnya sangat mendominasi permainan. Sejumlah peluang banyak tercipta pada pertandingan tersebut.

“Peluang cukup banyak, namun memang finishing-nya banyak yang kurang dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Atipno mengatakan, munculnya keunggulan tim lawan lantaran pada babak kedua, para pemainnya banyak yang terkuras energinya. Sehingga banyak pemain yang kehilangan staminanya.

“Babak kedua, pemain sudah banyak yang lelah. Sehingga pemain lawan memiliki peluang, dan peluang itu diselesaikan dengan baik. Pemain kami dinilai handsball, kemudian penalti,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/