KONI Bakal Gelar Kejuaraan Tinju Amatir, Ini Nomor yang Dipertandingkan

GIAT BERLATIH: Salah satu atlet tinju Kabupaten Probolinggo latihan di wisma atlet di Disporaparbud. Dalam waktu dekat, KONI akan menggelar kejuaraan tinju amatir. (Foto: M Hilal/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo begitu serius untuk mencapai target naik peringkat di ajang Porprov 2019. Selain mulai memberlakukan training center (TC) untuk 10 cabor andalan, dalam waktu dekat KONI berencana menggelar kejuaraan tinju amatir.

Kejuaraan itu akan menggandeng Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Probolinggo. Jika tidak ada halangan, kejuaraan tersebut dihelat Jumat–Minggu (19-21/10) di GOR Sasana Krida, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

“Kejuaraan ini adalah program KONI bekerjasama dengan Pertina menyongsong Porprov 2019,” terang Chalid Abubakar, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo.

Menurut Chalid, pembinaan cabor tinju di Kabupaten Probolinggo bagus. Penyelenggraan tinju amatir digelar lantaran Pertina Kabupaten Probolinggo memiliki cukup atlet tinju. Sedikitnya Pertina Kabupaten Probolinggo memiliki 8–9 atlet.

Adapun nomor yang dipertandingakan adalah di kelas junior dan kelas senior di eksebisi. Di kategori putra yaitu 42 kilogram, 46 kilogram, 52 kilogram, 56 kilogram, 60 kilogram, 65 kilogram, dan 69 kilogram. Selain itu juga ada kategori putri 45 kilogram. Sedangkan untuk senior akan dipertandingkan dua partai eksebisi. Salah satunya atlet tinju untuk eksbisi senior adalah Zainul. Lawannya adalah petinju dari Marinir TNI AL.

“Zainul diproyeksilan turun di PON. Dia akan ditampilkan di pertandingan eksebisi,“ terangnya.

Kejuaraan ini, kata Chalid, ditujukan untuk mengetahui kesipan dan kekuatan cabor tinju di Jawa Timur. Hasilnya akan menjadi ukuran target yang dicanangkan Pertina Kabupaten Probolinggo di Porprov 2019.

“Persiapan cukup maksimal. Platihan rutin dilaksanankan Selasa, Kamis, dan Jumat. Bahkan setiap sabtu dan minggu juga digelar Training Centre di Dringu,” terangnya.

Sementra target peserta pada kejuaraan tinju amatir ini adalah bisa diikuti 60–70 atlet dari seluruh Jawa Timur. Surat ungdangan rampung dibuat dan disebarkan kepada Pertina Kabupaten dan Kota Di se Jawa Timur. Diantaranya seperti Tuban, Ngawi, Malang, Batu, Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Pasuruan, Tulungagung, Blitar, serta Banyuwangi.

Saat ini proses pendataan dan pendaftaran sedang diproses oleh penata tanding dari Pengprov Pertina Jawa Timur. “Rata–rata daerah lain mempersiapkan atletnya menghadapi Porprov 2019,” terangnya.

Pada kejuaraan ini, para atlet bisa mengukur kemampuannnya untuk Porprov. Mereka bisa melihat kemampuan dan kekuatan lawan. “Kami punya atlet tinju yang punya potensi. Hasil di kejuaraan ini menjadi evaluasi untuk peningkatan kedepannya,” terangnya. (hil/fun)