alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Tim-Tim Pasuruan-Probolinggo usai Akhiri Kompetisi Lebih Awal

Liga 3 musim ini berakhir lebih cepat bagi tim-tim Pasuruan-Probolinggo. Tak ada wakil dari Pasuruan-Probolinggo di Zona Nasional.

——————–

BEBERAPA saat usai dikalahkan Persatu Tuban di 32 besar Liga 3 Jatim, skuad Persekabpas resmi dibubarkan. Para pemain muda yang masuk skuad, diproyeksi kembali dipanggil untuk memperkuat tim yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, mendatang.

Manajer Persekabpas Iswahyudi menjelaskan, para pemain telah dikembalikan ke klub masing-masing. Di bawah naungan Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pasuruan.

Pihaknya tidak menggandoli atau melarang para pemain. Jika ada yang dilirik untuk bisa bermain di klub lain yang masih berlaga di Liga 3. “Pada prinsipnya, kami tidak mengekang anak-anak. Kami memberikan kebebasan kepada mereka untuk bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Mantan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan itu mengaku, dari pemain yang kemarin ikut memperkuat di Liga 3 itu, sebagian besar merupakan proyeksi untuk Porprov. Karena, umur dari mereka masih bisa diikutkan dalam event olahraga bergengsi tingkat provinsi itu.

“Ya, yang pasti nanti kami panggil kembali. Karena memang ada anak-anak yang bisa untuk diikutkan dalam gelaran itu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Sakeramania Komet Siamat berharap Persekabpas bisa segera bangkit lagi. Ia pun mendukung wacana swastanisasi Persekabpas. “Ya, setuju saja. Asal ada mekanisme yang harus disetujui,” katanya.

Liga 3 musim ini berakhir lebih cepat bagi tim-tim Pasuruan-Probolinggo. Tak ada wakil dari Pasuruan-Probolinggo di Zona Nasional.

——————–

BEBERAPA saat usai dikalahkan Persatu Tuban di 32 besar Liga 3 Jatim, skuad Persekabpas resmi dibubarkan. Para pemain muda yang masuk skuad, diproyeksi kembali dipanggil untuk memperkuat tim yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, mendatang.

Manajer Persekabpas Iswahyudi menjelaskan, para pemain telah dikembalikan ke klub masing-masing. Di bawah naungan Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pasuruan.

Pihaknya tidak menggandoli atau melarang para pemain. Jika ada yang dilirik untuk bisa bermain di klub lain yang masih berlaga di Liga 3. “Pada prinsipnya, kami tidak mengekang anak-anak. Kami memberikan kebebasan kepada mereka untuk bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Mantan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan itu mengaku, dari pemain yang kemarin ikut memperkuat di Liga 3 itu, sebagian besar merupakan proyeksi untuk Porprov. Karena, umur dari mereka masih bisa diikutkan dalam event olahraga bergengsi tingkat provinsi itu.

“Ya, yang pasti nanti kami panggil kembali. Karena memang ada anak-anak yang bisa untuk diikutkan dalam gelaran itu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Sakeramania Komet Siamat berharap Persekabpas bisa segera bangkit lagi. Ia pun mendukung wacana swastanisasi Persekabpas. “Ya, setuju saja. Asal ada mekanisme yang harus disetujui,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/