alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Kecolongan di Ujung Laga, Persikapro Dikalahkan Persewangi 2-1

BANYUWANGI, Radar Bromo–Tren positif Persikapro di Grup N Liga 3 Jatim terhenti. Usai meraih kemenangan di laga perdana, tim berjuluk Laskar Panji Laras itu dikalahkan tuan rumah Persewangi 2-1 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Selasa (9/11).

Meski kalah, secara permainan tim besutan Atipno itu sejatinya tampil solid. Usai kebobolan di menit 10 oleh tuan rumah lewat tendangan bebas Johani Saputro, Persikapro balik menekan. Namun hingga jeda, skor 1-0 untuk tuan rumah tak berganti.

“Babak pertama kami bermain bagus. Namun, memang tidak dapat memanfaatkan peluang dengan baik. Sehingga sampai selesai babak. Pertama masih mengalami ketertinggalan skor, “ Ujar atipno pelatih utama Persikapro.

Di babak kedua, Persikapro terus tampil agresif. Hasilnya, pada menit 64, Haris yang masuk menggantikan Irfan berhasil memecah kebuntuan. Skor pun 1-1.

Tak berselang lama, lagi-lagi Haris kembali mencetak gol. Namun hakim garis mengangkat bendera, tanda offside. “Sayang gol dianulir wasit. Dari kacamata wasit itu offside,” keluh Atipno.

Di akhir laga, Persikapro lengah. Pada menit ke-87 jala Persikapro kembali kebobolan. Skor 2-1 pun jadi hasil akhir laga.

“Kalau permainan, taktik dan tehnik, para pemain kami sudah mengimbangi. Hanya finishing memang kurang,” akunya. (mu/mie)

 

 

 

BANYUWANGI, Radar Bromo–Tren positif Persikapro di Grup N Liga 3 Jatim terhenti. Usai meraih kemenangan di laga perdana, tim berjuluk Laskar Panji Laras itu dikalahkan tuan rumah Persewangi 2-1 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Selasa (9/11).

Meski kalah, secara permainan tim besutan Atipno itu sejatinya tampil solid. Usai kebobolan di menit 10 oleh tuan rumah lewat tendangan bebas Johani Saputro, Persikapro balik menekan. Namun hingga jeda, skor 1-0 untuk tuan rumah tak berganti.

“Babak pertama kami bermain bagus. Namun, memang tidak dapat memanfaatkan peluang dengan baik. Sehingga sampai selesai babak. Pertama masih mengalami ketertinggalan skor, “ Ujar atipno pelatih utama Persikapro.

Di babak kedua, Persikapro terus tampil agresif. Hasilnya, pada menit 64, Haris yang masuk menggantikan Irfan berhasil memecah kebuntuan. Skor pun 1-1.

Tak berselang lama, lagi-lagi Haris kembali mencetak gol. Namun hakim garis mengangkat bendera, tanda offside. “Sayang gol dianulir wasit. Dari kacamata wasit itu offside,” keluh Atipno.

Di akhir laga, Persikapro lengah. Pada menit ke-87 jala Persikapro kembali kebobolan. Skor 2-1 pun jadi hasil akhir laga.

“Kalau permainan, taktik dan tehnik, para pemain kami sudah mengimbangi. Hanya finishing memang kurang,” akunya. (mu/mie)

 

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/