alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Sanksi Persikapro Dicabut usai Melunasi Denda Puluhan Juta

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sanksi PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Jatim terhadap Persikapro sudah dicabut. Pencabutan itu dilakukan setelah pihak Askab PSSI Kabupaten Probolinggo memenuhi sanksi Asprov Jatim.

Sebelumnya, PSSI Asprov Jatim akhirnya mendiskualifikasi Persikapro atas sikapnya yang tak menghadiri beberapa laga di babak penyisihan Grup G. Segala pertandingan Persikapro, dianggap tidak ada. Persikapro pun harus membayar denda Rp 65 juta oleh Komisi Disiplin Asosiasi PSSI Provinsi Jatim.

M Didik Mustadi, Ketua Askab PSSI Kabupaten Probolinggo mengatakan, sanksi tersebut telah dicabut. “Sudah dicabut. Jadi kami sudah bisa ikut dalam kompetisi,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk sanksi uang telah dibayarkan tersebut ditangani terlebih dulu oleh pihaknya. Dengan begitu pihaknya telah bisa terbebas dari sanksi Asprov PSSI Jatim. “Sudah semua. Karena itu kami sudah bisa ikut dalam kompetisi apapun,” terangnya.

Meskipun telah dicabut, untuk kegiatan sendiri saat ini masih vakum. Pasalnya, pandemi yang belum berhenti dan ketiadaan kompetisi. Walau begitu para pemain diminta untuk berlatih sendiri sendiri. “Saat ini masih belum melakukan latihan rutin,” katanya.

Saat ini, Persikapro masih berkutat di Liga 3. “Dampak pandemi, semua berhenti. Jadi belum sepenuhnya untuk menggelar latihan bersama,” jelasnya. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sanksi PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Jatim terhadap Persikapro sudah dicabut. Pencabutan itu dilakukan setelah pihak Askab PSSI Kabupaten Probolinggo memenuhi sanksi Asprov Jatim.

Sebelumnya, PSSI Asprov Jatim akhirnya mendiskualifikasi Persikapro atas sikapnya yang tak menghadiri beberapa laga di babak penyisihan Grup G. Segala pertandingan Persikapro, dianggap tidak ada. Persikapro pun harus membayar denda Rp 65 juta oleh Komisi Disiplin Asosiasi PSSI Provinsi Jatim.

M Didik Mustadi, Ketua Askab PSSI Kabupaten Probolinggo mengatakan, sanksi tersebut telah dicabut. “Sudah dicabut. Jadi kami sudah bisa ikut dalam kompetisi,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk sanksi uang telah dibayarkan tersebut ditangani terlebih dulu oleh pihaknya. Dengan begitu pihaknya telah bisa terbebas dari sanksi Asprov PSSI Jatim. “Sudah semua. Karena itu kami sudah bisa ikut dalam kompetisi apapun,” terangnya.

Meskipun telah dicabut, untuk kegiatan sendiri saat ini masih vakum. Pasalnya, pandemi yang belum berhenti dan ketiadaan kompetisi. Walau begitu para pemain diminta untuk berlatih sendiri sendiri. “Saat ini masih belum melakukan latihan rutin,” katanya.

Saat ini, Persikapro masih berkutat di Liga 3. “Dampak pandemi, semua berhenti. Jadi belum sepenuhnya untuk menggelar latihan bersama,” jelasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/