Kompetisi Liga 3 Belum Jelas, PSSI Tetap Latih Pemain

PURWOREJO, Radar Bromo – Belum adanya kepastian soal Liga 3 tak membuat aktivitas sepak bola di Kota Pasuruan mandek. PSSI sendiri kini lebih banyak fokus pada pembinaan pemain. Hal itu dilakukan untuk menyiapkan bibit-bibit pemain yang handal. Di tengah pandemi, pembinaan pemain juga masih berjalan. Hanya saja, PSSI harus membagi pemain setiap kali latihan.

“Sebagai cabor sepak bola kami tetap menyiapkan kebutuhan pemain,” ungkap Ketua PSSI Askot Pasuruan Suhaimi.

Pembinaan itu disebutnya tak semata untuk menyiapkan pemain Persekap maupun Persekap Jr. Melainkan juga bisa diproyeksikan untuk event sepak bola lainnya seperti Porprov dan Popda.

Karena itu, pembinaan juga membidik pemain-pemain berusia muda seperti U16 dan U17. Alasan lainnya, lanjut Suhaimi, juga untuk memaksimalkan skill pemain muda. Sebab di musim lalu, pemain muda yang tergabung dalam Persekap Jr meraih perunggu. “Minimal ke depan bisa naik dapat perak atau bahkan emas,” katanya.

Sujito ditunjuk PSSI sebagai pelatih. Dia juga diasisteni beberapa orang untuk melatih pemain di tengah pandemi. Dalam sepekan, latihan digelar tiga kali. Lapangan Plinggisan, Kecamatan Kraton dipilih menjadi lokasi pembinaan.

“Ada asisten yang membantu pelatih agar tetap sesuai protokol kesehatan. Jadi setiap asisten melatih lima orang bergantian,” sebutnya. (tom/fun)