alexametrics
26C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Pandemi, Porprov VIII Jatim Diundur

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kabupaten Probolinggo sedianya akan menjadi tuan rumah dalam Porprov Jatim VIII. Perhelatan ini rencananya digelar tahun 2023. Namun, dipastikan event ini diundur satu tahun akibat pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Kepastian itu diputuskan dalam rapat KONI Provinsi Jatim, beberapa waktu lalu. Seperti disampaikan Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Khalid Abu Bakar.

“Rapat KONI memutuskan Porprov VII akan diundur satu tahun. Seharusnya digelar tahun ini, tahun 2021. Jadi otomatis Porprov VIII di mana Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu tuan rumahnya mundur juga. Jadi tahun 2024,” ujar Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Khalid Abu Bakar.

Meski demikian, persiapan terus dilakukan. Saat ini menurutnya, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo. Termasuk menginventarisasi venue yang nantinya akan digunakan.

Sebelumnya telah ditentukan beberapa venue yang akan digunakan. Di antaranya venue sepak bola, rencananya akan digelar di Gelora Merdeka Kraksaan; renang akan memakai kolam renang YTL; tenis meja digelar di halaman kantor Kecamatan Kraksaan; senam dan badminton di Sasana Krida.

“Dari beberapa venue, Stadion Gelora Merdeka Kraksaan lebih diperhatikan. Sebab, rencananya akan dipakai untuk pembukaan Porprov,” katanya.

Menurutnya, proses perbaikan stadion juga sudah dilakukan. Tetapi belum maksimal, sebab terbentur dengan anggaran yang sedikit. Sehingga, saat ini hanya beberapa sarana dan prasarana yang dibangun.

Dengan mundurnya Porprov VIII, dikatakannya, Kabupaten Probolinggo memiliki waktu yang cukup lama untuk bersiap. Terutama untuk memperbaiki dan meningkatkan sarana dan prasarana venue yang nanti akan digunakan.

“Kondisi memang masih belum memungkinkan. Tapi kan waktunya masih cukup lama. Jadi, bisa dimaksimalkan untuk persiapan. Tidak hanya sarana dan prasarana, kesiapan atlet untuk bertanding pun lebih dimatangkan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Porprov VIII akan digelar di empat wilayah. Yakni di Kabupaten/Kota Probolinggo dan Kabupaten/Kota Pasuruan. Namun, seiring dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang belum reda, kebijakan penggunaan anggaran berubah.

Sebelumnya, beberapa pos anggaran akan digunakan untuk memperbaiki dan melengkapi venue. Namun kemudian ada refocusing anggaran untuk penanganan pandemi. (ar/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU