alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Sabet Juara di Kompetisi Tulungagung, Dua Atlet Junior Kalahkan Atlet Dewasa

PASURUAN, Radar Bromo – Atlet petanque asal Kota Pasuruan kembali menorehkan prestasi di tingkat Jawa Timur. Dua pasangan atlet yang masih tergolong belia, mampu menembus babak penyisihan hingga menjuarai Petanque Competition Double Open Se-Jawa Timur.

Mereka ialah Brodin/Reza. Kompetisi yang digelar di Tulungagung itu mampu diselesaikan dengan sempurna. Sebelumnya ada 64 pasangan atlet yang menjadi peserta dalam kompetisi tersebut. Mereka lolos pada babak penyisihan setelah mengalahkan tim tuan rumah.

Sabtu (31/8) lalu, Brodin/Reza melakoni beberapa pertandingan di babak 32 besar. Mereka berhak melaju ke semifinal setelah unggul dengan tim yang mewakili Unesa Surabaya. Brodin/Reza kemudian bertarung dengan tim asal Kediri di partai final.

Gelar juara pun menjadi oleh-oleh bagi keduanya usai memenangkan kompetisi.

“Alhamdulillah salah satu tim yang kami kirimkan berhasil meraih juara,” kata Pelatih FOPI Kota Pasuruan, Budi Utomo.

Ia menjelaskan, jika sebelumnya ada enam tim atlet Kota Pasuruan yang mengikuti kompetisi tersebut. Akan tetapi, tiga diantaranya harus tersingkir di babak penyisihan. Sedangkan pasangan Anjani/Zarah dan Nafik/Lendra harus puas berada di babak 32 besar.

“Saya rasa ini sudah capaian yang sangat bagus. Dimana atlet kami yang usianya masih sangat dini berhadapan dengan atlet yang sudah jauh diatasnya,” imbuh Budi.

Budi menegaskan akan terus mengasah skill atletnya. Pihaknya memang sengaja membidik atlet di usia dini. Hal itu dikarenakan untuk memaksimalkan pembentukan atlet petanque yang terbilang belum banyak dikenal luas.

“Selain skill kami juga terus memacu mental mereka. Kami sadari jika dari faktor usia sangat bisa mempengaruhi mental mereka saat bertanding. Makanya anak-anak harus punya percaya diri yang tinggi,” pungkasnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Atlet petanque asal Kota Pasuruan kembali menorehkan prestasi di tingkat Jawa Timur. Dua pasangan atlet yang masih tergolong belia, mampu menembus babak penyisihan hingga menjuarai Petanque Competition Double Open Se-Jawa Timur.

Mereka ialah Brodin/Reza. Kompetisi yang digelar di Tulungagung itu mampu diselesaikan dengan sempurna. Sebelumnya ada 64 pasangan atlet yang menjadi peserta dalam kompetisi tersebut. Mereka lolos pada babak penyisihan setelah mengalahkan tim tuan rumah.

Sabtu (31/8) lalu, Brodin/Reza melakoni beberapa pertandingan di babak 32 besar. Mereka berhak melaju ke semifinal setelah unggul dengan tim yang mewakili Unesa Surabaya. Brodin/Reza kemudian bertarung dengan tim asal Kediri di partai final.

Gelar juara pun menjadi oleh-oleh bagi keduanya usai memenangkan kompetisi.

“Alhamdulillah salah satu tim yang kami kirimkan berhasil meraih juara,” kata Pelatih FOPI Kota Pasuruan, Budi Utomo.

Ia menjelaskan, jika sebelumnya ada enam tim atlet Kota Pasuruan yang mengikuti kompetisi tersebut. Akan tetapi, tiga diantaranya harus tersingkir di babak penyisihan. Sedangkan pasangan Anjani/Zarah dan Nafik/Lendra harus puas berada di babak 32 besar.

“Saya rasa ini sudah capaian yang sangat bagus. Dimana atlet kami yang usianya masih sangat dini berhadapan dengan atlet yang sudah jauh diatasnya,” imbuh Budi.

Budi menegaskan akan terus mengasah skill atletnya. Pihaknya memang sengaja membidik atlet di usia dini. Hal itu dikarenakan untuk memaksimalkan pembentukan atlet petanque yang terbilang belum banyak dikenal luas.

“Selain skill kami juga terus memacu mental mereka. Kami sadari jika dari faktor usia sangat bisa mempengaruhi mental mereka saat bertanding. Makanya anak-anak harus punya percaya diri yang tinggi,” pungkasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/