alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Catatan Olahraga Pasuruan-Probolinggo 2021 dan Outlook 2022

Catatan merah dari cabor sepak bola lainnya, yakni insiden keributan di laga Persekap melawan Afa Syailendra. Meski laga digelar tanpa penonton, namun laga yang digelar di Stadion Untung Suropati itu berakhir ricuh.

Dipicu provokasi kapten Afa Syailendra, sejumlah pemain adu jotos. Manajemen pun ikut masuk lapangan. Ketua DPRD juga ikut kena bogem kapten Afa Syailendra. Komisi Disiplin pun memberikan hukuman pada pihak terkait.

Sementara di pengujung tahun, ada kabar gembira dari Persekap Jr. Laskar Untung Suropati Muda –julukannya- berhasil masuk 16 besar Soeratin Cup Jatim.

 

Anggaran KONI Naik

Berbagai event kejuaraan olahraga sempat ditunda selama pandemi Covid-19 merebak. Meski begitu, KONI Kota Pasuruan meminta seluruh cabang olahraga tak menghentikan aktivitas pembinaan.

Ketua KONI Kota Pasuruan Gangsar Sulistyarso mengakui jika hibah anggaran tahun 2021 cukup cekak. KONI sebenarnya mengusulkan anggaran senilai Rp 10 miliar. Tetapi, Pemkot Pasuruan merealisasikan sebesar Rp 3,4 miliar.

Bahkan, setelah itu masih dikepras untuk direalokasikan dalam anggaran penanganan Covid-19. Sehingga anggaran KONI pada 2021 hanya Rp 2,24 miliar.

“Dan tahun 2021 itu kami mengasumsikan sudah tidak ada event-event kejuaraan di tingkat Jatim. Sekitar 60 persen anggaran kami distribusikan ke cabor. Karena kami meminta supaya latihan dan pembinaan atlet tetap berjalan meski tidak ada kejuaraan,” beber Gangsar.

Tetapi, menjelang akhir 2021, beberapa cabang olahraga Provinsi Jawa Timur mendadak menggelar kejuaraan. Gangsar tak memungkiri jika hal itu juga cukup mengagetkan cabang olahraga di Kota Pasuruan.

Catatan merah dari cabor sepak bola lainnya, yakni insiden keributan di laga Persekap melawan Afa Syailendra. Meski laga digelar tanpa penonton, namun laga yang digelar di Stadion Untung Suropati itu berakhir ricuh.

Dipicu provokasi kapten Afa Syailendra, sejumlah pemain adu jotos. Manajemen pun ikut masuk lapangan. Ketua DPRD juga ikut kena bogem kapten Afa Syailendra. Komisi Disiplin pun memberikan hukuman pada pihak terkait.

Sementara di pengujung tahun, ada kabar gembira dari Persekap Jr. Laskar Untung Suropati Muda –julukannya- berhasil masuk 16 besar Soeratin Cup Jatim.

 

Anggaran KONI Naik

Berbagai event kejuaraan olahraga sempat ditunda selama pandemi Covid-19 merebak. Meski begitu, KONI Kota Pasuruan meminta seluruh cabang olahraga tak menghentikan aktivitas pembinaan.

Ketua KONI Kota Pasuruan Gangsar Sulistyarso mengakui jika hibah anggaran tahun 2021 cukup cekak. KONI sebenarnya mengusulkan anggaran senilai Rp 10 miliar. Tetapi, Pemkot Pasuruan merealisasikan sebesar Rp 3,4 miliar.

Bahkan, setelah itu masih dikepras untuk direalokasikan dalam anggaran penanganan Covid-19. Sehingga anggaran KONI pada 2021 hanya Rp 2,24 miliar.

“Dan tahun 2021 itu kami mengasumsikan sudah tidak ada event-event kejuaraan di tingkat Jatim. Sekitar 60 persen anggaran kami distribusikan ke cabor. Karena kami meminta supaya latihan dan pembinaan atlet tetap berjalan meski tidak ada kejuaraan,” beber Gangsar.

Tetapi, menjelang akhir 2021, beberapa cabang olahraga Provinsi Jawa Timur mendadak menggelar kejuaraan. Gangsar tak memungkiri jika hal itu juga cukup mengagetkan cabang olahraga di Kota Pasuruan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/