alexametrics
26 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Catatan Olahraga Pasuruan-Probolinggo 2021 dan Outlook 2022

Usai “mati suri” dihantam pandemi, dunia olahraga termasuk di Pasuruan-Probolinggo kembali menggeliat sepanjang 2021. Berbagai event olahraga digelar. Bagaimana kondisi dunia olahraga 2022 ini?

——————

Pandemi Covid benar-benar berimbas pada semua sektor. Tak terkecuali dunia olahraga. Sejak pandemi merebak, praktis sejumlah gelaran olahraga mandek. Mati suri.

Secara perlahan, kondisi terus membaik. Pandemi mulai terkendali. Seiring dengan itu, dunia olahraga pun kembali menggeliat. Sejumlah event mulai digelar.

Ajang akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX digelar di tengah pandemi. Tentu saja, dengan nuansa yang berbeda. Digelar sesuai protokol kesehatan (prokes) ketat.

Kondisi itu pun membuat persiapan atlet juga berbeda. Porsi latihan menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Termasuk atlet-atlet dari Pasuruan dan Probolinggo.

Meski dengan persiapan yang jauh berbeda dan terbatas, namun atlet-atlet Pasuruan dan Probolinggo tetap mampu memberi hasil maksimal. Sejumlah emas disumbang untuk kontingen Jawa Timur. Yakni, dari Rindi Sufrianto dan M Salim (atlet panjat tebing Kota Probolinggo); Sri Fatmawati (atlet bulu tangkis Kabupaten Probolinggo). Selanjutnya, 3 emas dari atlet-atlet selam Kabupaten Pasuruan. Yakni M Syamsul Arifin, Nadia Kusumawardhani, dan Wahyu Anggoro Tamtomo.

 

Gairah Olahraga di Daerah

Tak hanya di tataran nasional. Di daerah, olahraga juga kian bergairah. Sejumlah event olahraga bergengsi di Pasuruan dan Probolinggo juga kembali digulirkan.

Salah satunya, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo. Meski sempat tertunda beberapa kali karena masih berbenturan dengan status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Porkab akhirnya bisa terselenggara.

Usai “mati suri” dihantam pandemi, dunia olahraga termasuk di Pasuruan-Probolinggo kembali menggeliat sepanjang 2021. Berbagai event olahraga digelar. Bagaimana kondisi dunia olahraga 2022 ini?

——————

Pandemi Covid benar-benar berimbas pada semua sektor. Tak terkecuali dunia olahraga. Sejak pandemi merebak, praktis sejumlah gelaran olahraga mandek. Mati suri.

Secara perlahan, kondisi terus membaik. Pandemi mulai terkendali. Seiring dengan itu, dunia olahraga pun kembali menggeliat. Sejumlah event mulai digelar.

Ajang akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX digelar di tengah pandemi. Tentu saja, dengan nuansa yang berbeda. Digelar sesuai protokol kesehatan (prokes) ketat.

Kondisi itu pun membuat persiapan atlet juga berbeda. Porsi latihan menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Termasuk atlet-atlet dari Pasuruan dan Probolinggo.

Meski dengan persiapan yang jauh berbeda dan terbatas, namun atlet-atlet Pasuruan dan Probolinggo tetap mampu memberi hasil maksimal. Sejumlah emas disumbang untuk kontingen Jawa Timur. Yakni, dari Rindi Sufrianto dan M Salim (atlet panjat tebing Kota Probolinggo); Sri Fatmawati (atlet bulu tangkis Kabupaten Probolinggo). Selanjutnya, 3 emas dari atlet-atlet selam Kabupaten Pasuruan. Yakni M Syamsul Arifin, Nadia Kusumawardhani, dan Wahyu Anggoro Tamtomo.

 

Gairah Olahraga di Daerah

Tak hanya di tataran nasional. Di daerah, olahraga juga kian bergairah. Sejumlah event olahraga bergengsi di Pasuruan dan Probolinggo juga kembali digulirkan.

Salah satunya, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo. Meski sempat tertunda beberapa kali karena masih berbenturan dengan status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Porkab akhirnya bisa terselenggara.

MOST READ

BERITA TERBARU

/