Kamis, 22 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Jatuh dari Lantai 6, Pekerja PLTU Paiton Tewas

Kamis, 01 Nov 2018 20:35 | editor : Muhammad Fahmi

BERDUKA: Keluarga Bahri tak kuasa menahan air mata usai melihat jenazah korban di kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

BERDUKA: Keluarga Bahri tak kuasa menahan air mata usai melihat jenazah korban di kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

PAITON-Nahas menimpa warga Dusun Tanjung Kidul, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Bahri, 47. Rabu (31/10), pekerja kontraktor general electric PT Vield Core, itu tewas setelah terjatuh dari lantai 6 Boiler Building Unit 8 PT POMI PLTU Paiton.

Bahri langsung meninggal di lokasi kejadian dan jenazahnya dilarikan ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, untuk divisum. Dari hasil visum tim identifikasi Satreskrim Polres Porbolinggo, diketahui korban mengalami luka berat. Kepalanya pecah dan kaki kirinya patah.

Keluarga korban yang mengetahui Bahri meninggal, tak kuasa menahan tangis. Bahkan, istri korban harus dibawa pulang karena tak kuat melihat kondisi suaminya. Kemarin, pihak keluarga mengaku belum tahu pasti penyebab korban jatuh. Sebab, belum ada penjelasan dari pihak perusahaan. 

“Sudah lama dia (korban) berkerja di sana (PLTU). Tapi, saya tidak tahu berkerja di bagian apa dan kecelakaannya ini seperti apa,” ujar salah seorang kerabat korban, Siti Zulaeha, saat ditemui di kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, kemarin.

Dari data yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, selama ini Bahri menjadi karyawan subkontraktor PT Vield Core. Kemarin, korban masuk job 5498 bagian Scaffolder Team. Pagi itu, korban mengerjakan konstruksi perancah di lantai 6 Boiler Building Unit 8 PT POMI Paiton.

Sekitar pukul 10.45, korban yang tengah bekerja itu terjatuh dari ketinggian. Sekitar pukul 10.55, petugas rescue PT POMI tiba di lokasi kejadian. Korban dibawa ke RS Rizani Paiton menggunakan ambulans PT POMI. Namun, nyawanya tak tertolong. Sehingga, sekitar pukul 11.30, jenazahnya dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengaku telah mendapatkan laporan soal kecelakaan kerja ini. Polsek Paiton dan tim identifikasi Polres Probolinggo juga telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Serta, mevisum jenazah korban.

“Kami dari Reskrim akan melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban jiwa itu. Karena diduga kuat ada unsur kelalaian yang mengakibatkan kecelakaan kerja dan korban jiwa,” ujarnya.

Terpisah, Community & Human Resources Manager PT POMI Paiton Bambang Jiwantoro membenarkan adanya kecelakaan kerja itu. Menurutnya, kasus ini kini sedang diselidiki Polres Probolinggo. Terkait kronologi dan penyebab kecelakaan ini, juga masih diselidiki kepolisian.

“Kami dari PT POMI selaku perusahaan yang mengoperasikan power plant dan mengelola Unit 8, telah bekerja sama dengan Kepolisian Resort Probolinggo. Kami juga memberikan informasi yang dibutuhkan, termasuk menghadirkan saksi-saksi yang ada saat kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia