Sabtu, 17 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
PERSEKAP

Ini Langkah Manajemen agar Lassermania Kembali Bergairah

Sabtu, 28 Jul 2018 13:00 | editor : Muhammad Fahmi

persekap, kota pasuruan, the lasser

SEPI: Laga kandang Persekap yang tak dipenuhi suporter. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

PASURUAN - Turun kasta ke Liga 3 membuat dukungan Lassermania –julukan suporter Persekap- kepada timnya anjlok. Hal itu terlihat dari laga perdana saat Laskar Untung Suropati berlaga di kandang sendiri melawan PSBI, 22 Juli lalu.

Stadion Untung Suropati yang jadi homebase The Lasser –julukan lain Persekap- melompong. Tercatat jumlah penonton hanya sekitar 736. Padahal, kapasitas Stadion Untung Suropati sendiri mencapai 5 ribu orang.

Lantaran itu, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persekap pun memastikan, laga kandang Persekap dipastikan tak ditarik tiket. “Dari pertandingan sebelumnya memang digratiskan. Begitu pula saat pertandingan melawan Persekam Metro FC, 5 Agustus mendatang,” ungkap Ketua Panpel Persekap Edy Hari Respati.

Didik –sapaan akrab Edy Hari Respati- membeberkan, ada sejumlah pertimbangan Panpel Persekap yang tak memberlakukan sistem ticketing tersebut. Menurutnya, animo masyarakat Kota Pasuruan terhadap klub berjuluk The Lasser itu belum cukup tinggi. Terutama usai turun kasta ke Liga 3.

“Saat ini Persekap kan masih belum layak jual. Setelah turun dari Divisi Utama ke Liga 3 ini, kan cukup membuat masyarakat kecewa. Jadi, kami ingin mengembalikan simpatik masyarakat kepada Persekap,” bebernya.

Didik juga mengaku pihaknya telah mempertimbangkan beberapa hal lain. Di antaranya, soal biaya yang akan dikeluarkan panpel apabila diberlakukan sistem tiket. “Kami sudah lakukan kalkulasi dan ada pertimbangan yang cukup matang. Sehingga, kami putuskan untuk tidak menerapkan tiket. Sebab, pendapatan dari tiket diperkirakan tidak sebanding dengan pengeluaran yang diperlukan nanti,” jelas Didik.

Lantaran itu, Didik berharap dengan tidak diberlakukannya tiket masuk selama pertandingan home Persekap, bisa mengundang animo masyarakat. Dengan demikian, masyarakat Kota Pasuruan dapat dengan bebas menyaksikan secara langsung pertandingan tim besutan Asyari Cahyani itu.

“Harapan kami masyarakat lebih antusias untuk datang ke stadion saat pertandingan home Persekap. Dengan begitu, mereka juga bisa bersimpatik kepada Persekap,” tandasnya.

Dukungan dari Lassermania, dijelaskan Edi, sangat berarti bagi para penggawa Persekap. Sebab, hal itu bisa memacu motivasi para pemain untuk menunjukkan permainan terbaiknya di tiap laga.

(br/tom/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia