Minggu, 23 Sep 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Pikap Terguling Usai Tabrak Pohon di Rejoso, Sopir-Kernetnya Terluka

Jumat, 27 Jul 2018 18:42 | editor : Fandi Armanto

kecelakaan pantura

RINGSEK: Mobil pikap Daihatsu Grandmax yang mengalami rusak parah usai menabrak pohon dan terguling di Jalan raya Rejoso, Jumat (27/7) siang. (M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

REJOSO–Niatan Rony Firmanda, 21, warga Desa Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi untuk dapat segera sampai di rumahnya, kandas. Mobil pikap yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di Jalur Pantura, Jumat siang (27/7). Akibat kecelakaan itu, ia dan seorang kenek yang mendapinginya mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Rejoso, Desa Sambirejo. Rony mengemudikan sebuah pikap boks Daihatsu Grandmax dengan muatan minyak goreng. Mobil bernopol L 9755 M dari arah Surabaya menuju Probolinggo. Ia didampingi oleh Abdul Basid, 20, warga Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Namun, petaka terjadi saat memasuki Jalan raya Rejoso sekitar pukul 13.30. Saat itu, Rony hendak mendahului sebuah kendaraan yang melaju didepannya. Sehingga ia mengambil lajur kiri.

SEMPAT TERSENDAT: Arus lalulintas akibat kecelakaan

SEMPAT TERSENDAT: Arus lalulintas akibat kecelakaan

“Namun saat itu, roda pikap sisi kiri turun ke bahu jalan hingga menyebabkan laju kendaraannya oleng,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Heri Purnomo.

Akibatnya pun fatal karena Rony tak mampu mengendalikan laju kendaraan. Hingga akhirnya mobil tersebut menabrak sebuah pohon yang berada di sisi utara jalan. Kecepatan yang cukup tinggi membuat benturan tersebut cukup keras. Bahkan, posisi mobil saat itu terguling ke arah kanan.

“Kedua penumpang mengalami luka-luka. Sopirnya memang cukup parah karena sempat terjepit. Ia mengalami patah tulang pada paha kaki kanannya,” ujar Heri.

Petugas kemudian melarikan kedua penumpang mobil tersebut ke UGD RSUD dr R Soedarsono untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, kondisi pikap yang terguling mengalami kerusakan pada bagian depan.

Disisi lain, kemacetan juga terus mengular akibat dari kejadian tersebut. Di jalur Pasuruan-Probolinggo, arus lalu lintas memanjang hingga di simpang tiga Blandongan. Petugas juga sempat memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai arus lalu lintas.

Upaya evakuasi bangkai pikap juga dilakukan secara perlahan. Sekira pukul 14.00, bangkai pikap berhasil dikembalikan ke posisi semula. Setelah itu, pikap tersebut diderek ke tempat penyimpanan barang bukti di Rejoso. Lambat laun, arus lalu lintas di dua jalur mulai kembali normal.

(br/fun/tom/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia