Jumat, 19 Oct 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Pemuda Desa Tampung di Rembang Ini Nekat Jadi Kurir demi SS

Jumat, 27 Jul 2018 08:00 | editor : Fandi Armanto

narkoba

MASIH MUDA: Tersangka Marsup (tengah diborgol) usai dibekuk Senin (23/7) lalu. (Satreskoba Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL-Demi bisa mencicipi sabu-sabu gratis, Marsup, 19, warga Desa Tampung, Kecamatan Rembang, rela menjadi kurir sabu-sabu. Akibatnya, ia harus meringkuk dipenjara, setelah tertangkap basah membawa narkoba.

Marsup ditangkap polisi Senin lalu (23/7). Ia ditangkap di sebuah warung bakso Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Ketika itu, dirinya tengah menunggu pemesan barang.

Kasatreskoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono menguraikan, tersangka ditangkap sekitar pukul 20.00. Petugas memang sudah mengincarnya, lantaran diduga kuat menjadi pengguna dan kurir sabu-sabu.

pemakai narkoba

TAK BERKUTIK: Marsup kini harus diproses hukum. (Satreskoba Polres Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Petugas kemudian melakukan penyamaran. Layaknya orang kecanduan, petugas kemudian memesan barang. "Setelah disepakati tempat bertemu, anggota bergerak ke lokasi," jelasnya.

Saat itulah, petugas melakukan penangkapan. Penggeledahan dilakukan. Hasilnya, petugas menemukan sabu-sabu seberat 0,38 gram. Atas temuan itulah, tersangka kemudian digelandang ke Mapolres Pasuruan.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, tersangka tak mengelak dengan apa yang dilakukan. Ia sudah 2 tahun terakhir menjadi pengguna serta kurir sabu-sabu. Lelaki yang tak punya pekerjaan tetap ini nekat menjadi kurir demi bisa menikmati sejumput sabu-sabu.

"Selain mendapat bagian Rp 20 ribu, tersangka juga bisa menikmati SS tersebut," tandasnya.

Karena perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 112 jo pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya 10 tahun penjara. 

(br/fun/one/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia