Sabtu, 17 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Ada Program Inseminasi Buatan, Sapi Bertambah Segini Dalam Enam Bulan

Jumat, 27 Jul 2018 16:05 | editor : Fandi Armanto

ternak

RAWAT HEWAN TERNAK: Petugas UPTD Budidaya Ternak di Sumberrejo, Purwosari, memberi makan sapi. Sejak adanya program inseminiasi buatan, populasi sapi di Kabupaten Pasuruan melejit. (Dok Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL–Hingga di pertengahan tahun 2018, populasi sapi potong yang berhasil dilahirkan di Kabupaten Pasuruan mencapai 5.715 ekor. Jumlah ini adalah dari perkembangbiakan lewat Inseminasi Buatan (IB) dan hasil kebuntingan alami. 

Diprediksi di semester kedua nanti, jumlah kelahiran akan lebih tinggi. Ini lantaran adanya program IB dari pusat.

Irianto, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan melalui Ari Widodo, Kabid Produksi mengatakan bahwa sejak tahun 2017 lalu, pemerintah memang menggalakkan untuk memperbanyak populasi sapi. Lewat program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab), diharapkan populasi sapi bisa bertambah sehingga ada swasembada daging.

“Sehingga sejak tahun 2017 lalu, mulai digalakkan untuk IB, ini agar ada kebuntingan sapi meskipun lewat suntik,” jelasnya.

Tahun lalu, tercatat ada 64 ribu sapi yang sudah dilakukan suntik IB. Dan diakui dari suntik IB memang tak semuanya bisa berhasil bunting dan melahirkan. Lama kelahiran sapi sendiri selama 9 bulan. Sehingga hasil tahun lalu, baru bisa terasa pada tahun 2018 ini.

Ari menjelaskan pada semester 1 kemarin sudah ada 5715 sapi yang dilahirkan. Jumlah ini adalah kelahiran baik dari IB maupun dari kelahiran alami. Kelahiran pada Januari sampai Juni 2018 adalah hasil IB pada kebuntingan pada April sampai September 2017 lalu.

Sedangkan pada Oktober 2017 sampai Juni 2018 masih dalam tahap kebuntingan. Tercatat yang bunting saat ini sudah mencapai 14.311 sapi. Dan yang sudah dilakukan suntik IB mencapai 25.876 ekor sapi.

“Untuk tahun ini sapi yang ditarget disuntik IB mencapai 53 ribu ekor. Sampai pertengahan tahun ini sudah 25.876 ekor yang di IB. Kita optimis bisa tercapai karena Juli ini sudah digenjot kembali. Dan harapannya bisa menambah populasi sapi di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya. 

Dengan target kenaikan populasi sapi potong 7.085 ekor, dan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan optimistis, target bisa tercapai.

(br/fun/eka/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia