Selasa, 20 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Radar Bromo Events

Turunkan Berat 80 Kg, Inilah Rahasia Dewi Hughes

Kamis, 26 Jul 2018 09:15 | editor : Muhammad Fahmi

tips melangsingkan tubuh dalam sekejap, dewi hughes, talkshow parenting

FUN: Dewi Hughes (kanan) saat menyampaikan materi parenting dan melangsingkan tubuh dalam sekejap di Kraksaan. (Jamaludin/Radar Bromo)

KRAKSAAN - Peserta talk show parenting “Belajar Hipnoterapi untuk Mendidik Anak dan Melangsingkan Tubuh dalam Sekejap” benar-benar antusias. Mereka menyimak penyampaian Dewi Hughes, artis yang juga presenter dan public speaking trainer saat didaulat menjadi narasumber.

Acara yang digelar Dharma Wanita dan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanan Indonesia (GOPTKI) bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo itu semakin seru. Karena tak jarang Hughes –sapaan akrabnya – melemparkan joke-joke segar untuk menghibur undangan.

Dewi Hughes mengupas habis tentang pendidikan anak dan tips melangsingkan tubuh dalam acara yang digelar di ruang Madakaripura, kantor sekretariat pemkab. Acara tersebut dipandu Yulistina Widiarningrum, kasubag Humas Kabupaten Probolinggo.

Yulis –sapaan akrabnya – sempat membacakan profil singkat Dewi Hughes yang telah berusia 47 tahun. Hughes yang dulunya dikenal sebagai host yang memiliki berat badan berlebih, kini jauh lebih langsing. Dari berat badan 150 kilogram, sekarang menjadi 70 kilogram saja.

“Bayangkan saja, Bu Dewi Hughes ini berhasil menurunkan berat badan sampai 80 kilogram. Kita semua menurunkan berat badan dua ons saja sudah sulit,” kata Yulis yang disambut gelak tawa undangan.

Dewi Hughes membuka acara dengan ilmu hipnoterapi pendidikan anak. Yaitu, mengajak sekitar 700 peserta mengajak fokus. Hughes meminta ratusan peserta untuk tepuk satu kali secara bersamaan. Kemudian, dilanjutkan tepuk fokus, yang merupakan gabungan tepuk satu kali lanjut berucap fokus.

”Tepuk fokus. Saat sudah berkata tepuk fokus, maka posisi para peserta duduk tegak dan menghadap ke depan. Tidak mungkin fokus dengan posisi duduk miring atau tidur-tiduran,” kata Hughes saat membuka talk show parenting tersebut.

Dewi Hughes lantas memberikan ilmu yang berharga dalam pendidikan anak. Sebagai seorang guru, menurut Hughes, harus banyak bertanya. Sehingga, para siswa bisa fokus dan tidak bosan mendengarkan penjelasan melulu dari para guru. Selain itu, harus memposisikan anak atau murid itu sama.

“Kalau berbicara dengan anak, harus bertatapan atau kontak mata secara langsung. Dengkul sama dengkul harus berhadapan dekat. Kalau saliman dengan para siswa PAUD, TK, dan SD, guru memposisikan duduk. Jadi, sejajar dengan para siswa, tatap satu per satu para siswa semua,” terangnya.

Tak kalah menarik, talk show itupun memberikan ilmu bagaimana cara langsing dalam waktu sekejap. Rupanya, kunci semuanya itu adalah keinginan yang kuat.

Mulai menghindari makanan berlemak serta mengonsumsi sayur-sayuran dan buah sebagai makanan sehari-hari. Sehingga, karbohidrat dan lemak tidak bersarang di tubuh dan menjadi penyakit.

Seusai acara, Dewi Hughes pada Jawa Pos Radar Bromo mengatakan, ia ingin menjadi inspirasi bagi para perempuan di Indonesia. Tak terkecuali yang hadir dalam talk show. Hipnoterapi yang kemudian dikenalkan Hughes pada undangan.

“Seperti yang kita lihat di televisi untuk menghipnotis orang itu. Tapi, cara saya tidak seperti itu. Di televisi itu kan hanya buat pertunjukan. Sebenarnya ilmu hipnotis ini bisa dimanfaatkan untuk mendidik keluarga, untuk bisa bikin keluarga hidup sehat. Dimana bonusnya, kita bisa langsing, anak dan keluarga juga langsing,” terangnya.

Hughes menjelaskan, yang diajarkan dirinya adalah sehat dengan cepat dan alami. Yang dimakan adalah makan alami. Seperti sayur-sayuran dan buah-buahan lokal hingga makanan tradisional dari alam.

Misalnya, ketela kukus dan singkong kukus. “Kalau mangga jangan makan gula yang campur bahan lain, seperti jus dicampur gula. Makan mangga secara alami saja,” ujarnya.

Selain itu, melalui acara tersebut, dikatakan Hughes, ia ingin mengubah cara pandang masyarakat dengan metode hipnoterapi.

“Jadi, cara kita makan, cara berpikir, dan cara mendidik anak harus dengan holistik. Jika ini diterapkan, output-nya dapat bonus sehat plus bonus langsing,” katanya.

Sementara itu, Istri PJ Bupati Probolinggo Trijuningsih Tjahjo Widodo mengatakan, bahwa badan gemuk itu tidak sehat. Dengan adanya kegiatan ini, dirinya berharap peserta bisa menerapkan apa yang diajarkan oleh Dewi Hughes.

“Sehat itu mahal. Harapannya, hasil talk show ini bisa dipraktikkan di rumah. Sehingga, bisa hidup sehat dan bisa seperti Mbak Dewi Hughes, terutama saya,” katanya sembari tertawa.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia