Minggu, 16 Dec 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Istri Diakui sebagai Adik Biar Dikira Bujangan

15 Juli 2018, 08: 45: 59 WIB | editor : Fandi Armanto

ono-ono ae, tole, minthul

Ilustrasi (Achmad Syaifudin/Radar Bromo)

MESKI sudah menikah, Tole (nama samaran), 36, warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, masih mengaku sebagai bujangan pada kenalan barunya. Kurang ajarnya, Minthul (juga nama samaran), 32, hanya diakui sebagai adik agar bisa menggaet perempuan lain.

Geregetan dengan ulah suaminya, Minthul sampai menuntut cerai ke Pengadilan Agama. Minthul mengatakan, benar-benar kecewa dengan kelakuan suaminya yang dinilai tidak bertanggung jawab. “Sekarang siapa yang gak sakit hati? Istri dibilang adik. Jelas tujuannya agar bisa dapet perempuan lagi,” jelasnya.

Pernikahannya dengan Tole dikatakan sudah berjalan lebih dari 8 tahun. Dari pernikahan itu, keduanya sudah mempunyai 2 anak yang melengkapi kebahagiaan mereka. Sebelum menikah, pasangan suami-istri (pasutri) ini memang sempat pacaran sekitar setahun.

Selama ini, Minthul mengaku bahagian hidup bersama Tole. Memang ada pertengkaran kecil-kecil, namun sudah biasa dalam rumah tangga. Selama menikah, tak pernah ada masalah terkait orang ketiga. Apalagi, Tole sejatinya bukan orang yang suka neko-neko. Biasanya pulang kerja dari pabrik, ia langsung pulang ke rumah.

Namun, seiring berjalannya waktu, pernikahan mereka kemudian mengalami pasang surut. Pemicunya setelah Minthul memilih kembali bekerja. Saat itu, alasan Minthul kembali bekerja karena anak-anaknya dinilai sudah bisa ditinggal dan diasuh oleh ibu mertuanya.

Sehingga, dari pagi hingga sore, Minthul memang sibuk bekerja, bahkan juga sering mengambil lembur. “Saya mikirnya pengen dapet uang banyak biar bisa nabung dan buat rumah sendiri. Kan gak enak lama-lama ikut mertua,” jelasnya.

Namun siapa sangka, kesibukan Minthul bekerja ternyata menjadi bumerang bagi rumah tangganya sendiri. Ini, lantaran setelah Minthul bekerja, Tole dikatakan juga makin cuek. Selain jarang komunikasi lantaran sama-sama capek bekerja, Tole juga punya hobi baru keluyuran saat malam hari.

Tole awalnya mengaku hanya ngopi-ngopi saja dan Minthul tak pernah ada curiga sekalipun. Kecurigaan Minthul ketika mengetahui sang suami punya akun facebook. Dimana dalam akun tersebut, Tole tak pernah mengunggah foto Minthul dan anak-anaknya.

“Saya memang gak berteman di facebook, alasannya katanya dia gak aktif. Bodohnya saya percaya saja,” jelasnya. Ternyata dari facebook itulah, Tole banyak berkenalan dengan perempuan. “Saya pergoki dia chatting sama perempuan lain. Saya ngamuk karena dia ketahuan selingkuh,” jelasnya.

Awalnya, Tole menyangkal dan menganggap hanya iseng saja. Setelah itu, Tole memasang kode di ponselnya. Sehingga, Minthul tak bisa membuka isi ponsel tersebut. Tentu saja, hal ini membuat kecurigaan Minthul bertambah. Sampai kemudian, ada seorang perempuan yang menelepon suaminya.

“Saat itu Tole sedang di kamar mandi dan tumben gak dibawa hape-nya. Jadi saya angkat. Dan, dari situlah saya tahu, ternyata yang menelepon adalah pacar Tole. Dia juga kaget ternyata Tole sudah beristri. Bahkan, perempuan itu pernah memergoki foto saya di ponsel Tole, tapi diakui sebagai adiknya,” jelasnya.

Tertangkap basah, Tole pun tak bisa menghindar lagi. Minthul mengaku benar-benar kecewa, apalagi Tole mengaku Minthul hanya dibilang adik supaya bisa menggaet perempuan lain.

(br/eka/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia