Minggu, 16 Dec 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Menghindari Polisi, Eh Malah Ketemu Polisi

08 Juli 2018, 09: 30: 59 WIB | editor : Radfan Faisal

ono-ono ae, tole, minthul

Ilustrasi (Achmad Syaifudin/Radar Bromo)

TIDAK semua pengendara motor sadar untuk mentaati peraturan lalu lintas. Minthul, 40, salah satunya.

Warga Kecamatan Kanigaran ini nekat melintas di tengah kota tanpa menggunakan helm. Tak hanya itu, motor yang dikendarainya juga tanpa nomor polisi.

Saat melintas di Jl. Suroyo, Mintul yang berboncengan dengan kerabatnya, mendadak cemas. Pasalnya, dia melihat polisi dalam jumlah cukup banyak sedang berjaga di tepi jalan Suroyo.

Saat itu, Minthul langsung menyimpulkan jika polisi tengah menggelar razia. Takut ditilang, Minthul yang melaju dari Alun-alun kota kemudian membelokkan motornya ke Hotel Paseban Sena.

Didekat pintu masuk hotel, tampak sosok laki-laki berjaga di dekat palang pintu. Minthul memberanikan diri meminta izin pada pria tersebut.

“Pak, saya minta izin parkir sepeda saya. Di sana ada polisi, saya takut ditilang. Ini saya mau antar anak saya kerja,” katanya memberanikan diri.

Pria tersebut langsung tersenyum mendengar ucapan Minthul. “Wah bu, jangan minta izin sama saya. Saya juga polisi,” kata sia pria tadi enteng.

Mendengar jawaban pria tersebut, Minthul langsung pucat pasi. Wajahnya memerah menahan malu. Ia sadar apa yang dilakukannya salah.

Namun, pria yang mengaku polisi tersebut tampak arif. “Coba tanya pada petugas di pos satpam itu saja,” kata pria tersebut kemudian.

Beruntung, petugas di pos satpam membolehkan Minthul untuk menitipkan motornya. “Saya malu, niat hati menghindari polisi, lah kok ketemu sama polisi juga,” katanya sambil ngeloyor.

(br/put/rf/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia