Minggu, 19 Aug 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 41 Ribu Peserta Baru di Sektor Formal

Senin, 25 Jun 2018 09:15 | editor : Fandi Armanto

pelayanan, bpjs, ketenagakerjaan

RAMAI: Suasana layanan BPJS Ketenagakerjaan yang ada di Jalan Ir Juanda Kota Pasuruan. (Dok. Radar Bromo)

PASURUAN - Selain menargetkan jumlah perusahaan yang masuk jadi peserta, BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) di tahun ini menargetkan ada sebanyak 41 ribu peserta baru dari sektor formal. Jumlah ini ditargetkan bertambah dari usaha kecil, lembaga sekolah swasta yang sebagian belum masuk menjadi peserta.

Wahyudi Purwanto, kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Pasuruan mengatakan, sampai akhir tahun 2017 lalu, jumlah peserta dari tenaga kerja sektor formal atau Penerima Upah (PU) mencapai 146.287 orang. Jumlah ini tersebar dari 1.682 perusahaan di Pasuruan dan Probolinggo yang sudah tergabung di BPJS TK.

“Sektor formal ini adalah tenaga kerja yang bekerja dan rutin mendapatkan upah atau gaji. Biasanya pekerja di perusahaan, lembaga ataupun usaha kecil sampai besar,” jelasnya.

Untuk perusahaan besar, sambung Wahyudi Purwanto, jumlah tenaga kerja yang masuk menjadi peserta BPJS TK memang sudah tinggi dan patuh. Namun, selama ini untuk usaha skala mikro sampai menengah yang belum semua ter-cover BPJS TK.

Padahal, menurut UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, semua tenaga kerja wajib mendapatkan BPJS TK. Karena itu BPJS TK terus berupaya agar tenaga kerja formal bisa mendapatkan jaminan dari BPJS TK.

Tahun ini BPJS TK menargetkan ada tambahan sebanyak 41 ribu peserta baru. Untuk tambahan ini akan lebih banyak mendorong usaha mikro sampai menengah mengikutkan karyawannya menjadi peserta BPJS TK.

Selain itu, juga lembaga-lembaga pendidikan yang swasta yang juga belum sepenuhnya memberikan jaminan BPJS TK ke karyawan. Tenaga pendidik itu termasuk guru dan dosen.

“Tahun ini kami sudah menggandeng Dinas Pendidikan di Kabupaten Pasuruan agar guru PAUD dan TK sudah menjadi peserta BPJS TK. Sedangkan di Kota Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo, masih coba kami sinergikan termasuk lembaga pendidikan yang lain,” pungkasnya.

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia