Minggu, 19 Aug 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Antisipasi Laka, Polisi Uruk Jalan Rusak Imbas Kebocoran Pipa PDAM

Kamis, 14 Jun 2018 08:15 | editor : Muhammad Fahmi

jalan, rusak, berlubang, diuruk, pdam bocor, genangan air

SEMENTARA: Petugas kepolisian saat menambal jalan berlubang dengan pengurukan sementara. (Muhamad Busthomi/Radar Bromo)

PURWOREJO - Kondisi ruas jalan yang rusak di simpang empat Kebonagung kian memprihatinkan. Kerusakan jalan yang ditengarai akibat adanya kebocoran pipa saluran PDAM itu, berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Sebab, air terus menggenang di lubang jalan arah selatan tersebut. Sehingga, lubang jalan tak begitu terlihat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kerusakan terjadi di jalan Kebonagung-Warungdowo. Lokasinya terletak di tengah jalur. Kondisi kerusakan pun terbilang cukup lebar. Ditambah lagi dengan genangan air yang terus meluber ke permukaan jalan.

Setiap pengguna jalan, baik dari arah Jalan Panglima Sudirman maupun Jalan Untung Suropati terlihat mengurangi kecepatannya ketika melintas di jalan tersebut. Ada pula sebagian pemotor yang tak mengetahui kerusakan jalan, nyaris terperosok di kubangan tersebut.

Kondisi itu pun jadi perhatian petugas kepolisian setempat. Rabu (13/6), sejumlah petugas Satlantas melakukan upaya pengurukan di lubang jalan. Mereka menguruk kubangan dengan beberapa batu paving.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Pasuruan Iptu Komaroedin Arief mengatakan, pengurukan itu dilakukan untuk sedikit mengurangi kubangan air di jalan tersebut. “Sebab, kami menilai kondisi ini cukup membahayakan pengguna jalan. Apalagi, peningkatan arus lalin selama libur Lebaran saat ini. Tentu, kondisi jalan seperti ini akan sangat mengganggu,” ungkap dia.

Selain itu, Komaroedin juga tak menepis bahwa upaya pengurukan itu tak akan berlangsung lama. Setidaknya, hal itu tetap dilakukan agar kondisi kerusakan jalan tak terlampau parah.

“Untuk itu, kami sudah menyampaikan ke pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan jalan ini. Supaya segera dilakukan perbaikan, agar pengguna jalan pun nyaman. Dan, lebih penting lagi, potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan tak terjadi,” pungkasnya.

(br/tom/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia