Senin, 20 Aug 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Banting Setir, Tabrak Jembatan, Honda Stream Ini Masuk Sungai

Rabu, 13 Jun 2018 02:32 | editor : Fandi Armanto

kecelakaan mobil

RINGSEK PARAH: Mobil Honda Stream yang dikendarai satu keluarga asal Jember, yang masuk ke sungai buk Wedi, Rabu (13/6) dini hari. (M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

BUGULKIDUL-Nasib sial dialami satu keluarga asal Jember. Saat hendak menjenguk keluarganya yang mondok di Ponpes Gontor, perjalanan mereka mengalami kecelakaan di Kota Pasuruan. Mobil Honda Stream bernopol P 1041 KL yang dikendarai mereka, menabrak fondasi jembatan (buk, Red) Wedi di Jalan Ir Juanda, Rabu (13/6) dini hari.

Akibatnya, mobil honda Stream, terjun bebas. Hingga akhirnya masuk ke dalam sungai Buk Wedi. Beruntung dalam insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Ketiga korban hanya mengalami luka-luka.

Informasinya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 00.30. Dini hari itu, satu keluarga asal Dusun Krajan, Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember ini melaju dari arah timur ke barat. Menurut beberapa saksi, kecepatan mobil lumayan kencang.

Honda Stream

JADI TONTONAN: Warga melihat proses evakuasi usai terjadinya kecelakaan. (M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Sampai kemudian saat mobil melintas di Jalan Ir Juanda, tepatnya di buk Wedi, mobil yang dikemudikan Auzia Hilmy Muhammad, 23, hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Padahal jalur di jembatan itu terjadi penyempitan. Petaka terjadi saat mobil berada di tengah jembatan. Saat itu, mobil juga berpapasan dengan sebuah truk yang melaju dari lawan arah. Alhasil, Auzia yang diduga terkejut, memilih banting setir ke arah kanan.

Nah saat itulah, mobil akhirnya menabrak fondasi jembatan. Kencangnya laju rupanya membuat mobil tak bisa berhenti, meski menabrak beton fondasi. 

“Brak. Saya mendengar suara itu setelah sebelumnya ada suara seperti pengereman. Begitu saya datang, mobil ini sudah di sungai,” beber salah satu warga.

Setelah masuk ke dalam sungai, warga melihat ada tiga penumpang yang keluar. Mereka secepatnya ditolong warga, yang saat itu beramai-ramai datang ke lokasi kejadian. Ketiga korban itu hanya mengalami luka-luka.

Tak berselang lama, petugas dari Satlantas Polres Pasuruan Kota, tiba. Petugas lalu membawa ketiga penumpang, untuk dievakuasi ke RSUD dr R Soedarsono (RS Purut). Selanjutnya, polisi mengatur lalulintas, sembari memantau evakuasi mobil dari sungai.

“Proses evakuasi cukup sulit. Sebab, jarak antara sungai dengan jalan, cukup terjal,” beber Bripka Eka Pribadi, salah satu personel Satlantas Polres Pasuruan Kota, yang ditemui di lokasi kejadian. 

(br/fun/ube/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia