Jumat, 17 Aug 2018
radarbromo
icon-featured
Bangil

Dapat Catatan soal Sampah, tapi Pemkab Yakin Adipura Dipertahankan

Selasa, 12 Jun 2018 20:00 | editor : Fandi Armanto

pasar, bangil

PERLU PENANGANAN: Kondisi Pasar Bangil yang masih tampak kumuh, beberapa waktu lalu. Saat penilaian Adipura lalu, pengelolaan sampah di pasar menjadi salah satu dari berbagai catatan tim penilai. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Sampai awal Juni 2018 ini, Dinas Lingkungan Hidup masih menunggu klarifikasi penilaian tahap kedua dari tim penilai Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk Adipura di Kecamatan Bangil. Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup mendapat imbauan dari tim penilai bahwa masih perlu ada peningkatan untuk pengelolaan sampah.

Muchaimin, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan mengatakan, untuk Adipura di Kecamatan Bangil saat masih menunggu hasil klarifikasi. “Sebelumnya sudah ada tim penilai yang datang pada April lalu. Sehingga, saat ini kita masih menunggu klarifikasi dan hasil penilaian,” jelasnya.

Dikatakan, untuk penilaian di lapangan dilakukan dua kali. Untuk Penilaian pertama (P1) sudah dilakukan pada Oktober 2017 lalu. Dari hasil P1 lalu, nilai yang didapat mencapai 76. Jumlah ini dikatakan sudah di atas standar yang ditentukan yaitu sebesar 75.

“Jadi, dari P1 penilaian sudah di atas grade, sehingga sudah memenuhi. Sehingga, di penilai kedua April lalu tinggal menyempurnakan saja,” jelasnya.

Muchaimin mengatakan, saat P2 tidak ada catatan. Hanya dari tim penilai mengimbau ada peningkatan pengelolaan sampah di TPA Kenep, juga peningkatan pengelolaan sampah di lokasi-lokasi seperti sekolah dan pasar. DLH juga masih optimistis tahun ini bisa mempertahankan Adipura lantaran melihat angka saat P1 sudah melebihi standar.

Untuk penilaian sendiri, masih ada tahap paparan dari Bupati Pasuruan ke Jakarta. Baru setelah itu ada penganugerahan Adipura. Untuk paparan dan penganugerahan, juga masih menunggu jadwal dari pusat.

“Sehingga, yang kita lakukan saat ini menunggu klarifikasi dan nilai. Sambil melakukan peningkatan pengelolaan sampah saja. Jadi, rutinitas pengelolaan sampah yang lebih diintenskan,” pungkasnya.

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia