Senin, 20 Aug 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Kurun 5 Bulan, Sudah Terjadi 17 Bencana di Kota Pasuruan

Selasa, 12 Jun 2018 14:45 | editor : Fandi Armanto

bencana, banjir, perahu karet, tim sar

CARI KORBAN: Penyisiran yang dilakukan personel BPBD dan relawan kebencanaan di sungai Gembong untuk mencari korban tenggelam, awal Mei silam. (Dok. Radar Bromo)

PURWOREJO - Kota Pasuruan rupanya masih termasuk daerah yang rawan bencana. Betapa tidak, dalam lima bulan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat selama lima bulan ini telah terjadi 17 bencana di Kota Pasuruan.

Ketua Pelaksana BPBD Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengungkapkan, ada tiga jenis bencana yang terjadi di Kota Pasuruan sepanjang 2018. Yakni, bencana banjir, kebakaran, puting beliung, dan orang hilang. Dan, selama periode Januari-Mei, tercatat ada 17 bencana.

Rinciannya, 8 bencana kebakaran, 6 bencana banjir, 1 bencana puting beliung, dan 2 bencana orang hilang. “Tahun ini, intensitas bencana yang terjadi di Kota Pasuruan memang cenderung menurun. Dalam periode yang sama, kami hanya menangani 11 bencana,” ungkapnya.

Yanuar menjelaskan, kondisi ini disebabkan adanya anomali cuaca sepanjang 2018. Menurutnya, seharusnya Januari sudah masuk musim hujan, namun ternyata di Kota Pasuruan, hujan baru turun menjelang akhir Januari.

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Sebab, cuaca bisa berubah drastis secara mendadak. Untuk itu, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran pada lingkungan setempat sehingga bencana bisa diminimalisir.

“Bahkan, beberapa bulan ke depan, kita menghadapi musim kemarau yang sangat kering. Jadi, intensitas kebakaran rawan meninggi,” terang Yanuar.

(br/riz/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia