Rabu, 22 Aug 2018
radarbromo
icon-featured
Probolinggo

Bus Jauh Lebih Banyak, Jumlah Penumpang di Terminal Bayuangga Turun

Selasa, 12 Jun 2018 05:00 | editor : Muhammad Fahmi

angkutan, bus, terminal, lebaran, mudik, hari raya

MUDIK: Sejumlah penumpang turun dari sebuah bus di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo (11/6). (Zainal Arifin/Radar Bromo)

KADEMANGAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, arus mudik di Terminal Banyuangga, Kota Probolinggo, mulai terasa. Terutama, pada H-6 dan H-5 Lebaran. Namun, jumlah penumpang tahun ini tak berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah bus yang masuk dan keluar Terminal Bayuangga.

Kepala UPT Terminal Bayuangga Budi Harjo mengatakan, kenaikan jumlah bus menjelang Lebaran terjadi pada H-6 dan H-5. Pada H-6 tahun ini jumlah bus yang berangkat dari Terminal Bayuangga ada 560 bus. Sedangkan, pada H-5 mencapai 638 bus. Sedangkan, bus yang datang pada H-6 ada 554 bus dan pada H-5 ada 617 bus.

Jumlah ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu. Pada tahun lalu dihari yang sama, jumlah bus yang berangkat pada H-6 ada 341 bus dan pada H-5 ada 391 bus. Sedangkan, bus yang datang pada H-6 sebanyak 288 bus dan pada H-5 ada 332 bus.

Banyaknya jumlah bus yang datang dan berangkat, ternyata tak berbanding lurus dengan jumlah penumpang. Jumlah penumpang tahun kemarin dengan tahun ini malah lebih banyak tahun kemarin. Tahun lalu penumpang bus yang berangkat pada H-6 ada 3.842 orang dan H-5 ada 4.384 orang. Sedangkan, tahun ini penumpang bus yang datang pada H-6 ada 1.603 orang dan pada H-5 ada 1.763 penumpang.

“Artinya, dari tahun sebelumnya untuk bus berangkat ada penurunan 46 persen dibanding tahun sebelumnya pada H-6 dan pada H-5 sebanyak 23 persen. Sedangkan, untuk bus datang ada penurun dibandingkan tahun lalu, menginjak H-6 turun 67 persen dan H-5 turun 50 persen,” ujarnya.

Sejauh ini, menurut Budi, bus paling banyak datang dan berangkat dari arah Malang, Surabaya, dan Jember. Ia memastikan, tidak akan ada penumpang yang keleleran. Sebab, sudah ada sekitar 700 bus yang sudah masuk dan tinggal panggil. “Kalau ada lonjakan penumpang, tinggal calling saja,” ujarnya.

(br/rpd/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia