Senin, 20 Aug 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

11 Terduga Teroris Probolinggo Ditetapkan Tersangka, Ini Perannya

Selasa, 12 Jun 2018 10:15 | editor : Muhammad Fahmi

gerebek, geledah, terduga teroris, perumahan sumbertaman, probolinggo, densus 88, antiteror

TERSANGKA: Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal bersama tim Densus 88 saat menciduk Haris S Arifin di kediamannya beberapa waktu lalu. (Istimewa)

PROBOLINGGO - 11 warga Kota/Kabupaten Probolinggo yang diamankan tim Densus 88 beberapa hari terakhir, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus terorisme. Penyidik saat ini tengah mendalami kembali masing-masing peran mereka.

Kepastian itu diungkapkan oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal. Ke-11 tersangka itu adalah M Fatwa; Irfan Suhardianto, dan Haris S Arifin. Ketiganya ditangkap pertama kali pada Rabu (16/5) di Perumahan Sumber Taman Indah (STI), Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Fatwa diketahui sebagai Amir atau ketua dari kelompok mereka. Sedangkan Irfan dan Haris sebagai eksekutor atau yang mereka sebut amalia/pengantin yang akan meledakkan diri.

Selanjutnya, polisi mengamankan Agus Purnomo pada Jumat (18/5). Ia juga diduga sebagai eksekutor atau pengantin. Pada Senin (21/5), Densus amankan Arif Lukman Hakim.

Diduga, Arif Lukman Hakim sebagai pembuat bom lantaran dia memiliki kemampuan tersebut. Selasa (29/5), tim Densus kembali mengamankan Kamal dan Karibun. Pada Rabu (30/5) giliran Wisnu Dwi Putranto yang diamankan.

Nah, terakhir, Kamis (31/5) giliran mantan napi terorisme IR (Isnaini Romadoni) yang dibekuk. “Untuk penetapannya sebagai tersangka, paling tidak, sepekan setelah mengamankan. Awalnya, hanya lima yang ditetapkan sebagai tersangka. Tapi, saat ini kesebelas terduga sudah ditetapkan sebagai tersangka,” beber Alfian.

Rencananya, ke-11 tersangka kasus terorisme itu bakal diamankan di sel terpisah. Namun, hingga kini belum diketahui ke-11 tersangka itu bakal ditempatkan di tahanan mana.

“Tidak mungkin dijadikan satu. Pasti mereka dipisah. Tapi, saya tidak tahu mereka dipisahkan dan ditempatkan dimana saja?” jelas Kapolresta.

(br/rpd/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia