Senin, 20 Aug 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Hapenya Dijambret, Pelajar SMP Masuk IGD Karena Terseret Motor Pelaku

Senin, 11 Jun 2018 20:17 | editor : Fandi Armanto

jambret

ILUSTRASI: Jambret handphone. (Istimewa)

PURWOREJO-Aksi kejahatan di Pasuruan semakin mengkhawatirkan, menjelang Lebaranini. Betapa tidak, pelaku tidak segan-segan melakukan aksinya di siang hari. Seperti yang dialami oleh Nur Kholis, 15, warga Pondok Candra Ranggeh, Desa Ranggeh, Kecamatan Godang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Senin siang (11/6).

Pelajar SMP ini harus kehilangan smartphone Xiaomi Redmi Note Gold miliknya. Bahkan, ia harus mengalami luka robek pada kaki kirinya setelah mencoba mempertahankan dari sergapan penjambret. Ia pun harus dilarikan ke RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan.

Ayah korban, Jupri, 56, mengungkapkan, sekitar pukul 11.00, Nur Kholis sedang main HP miliknya di depan rumah Nur Hadi yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Tak lama kemudian, tiba-tiba ponsel milik anaknya diambil oleh pria tidak dikenal.

Namun, Nur Kholis sempat mencoba mempertahankan HP miliknya ini dari tangan pelakunya. Akibatnya, ia ikut terseret sejauh 20  meter. Usai berhasil merenggut HP tersebut, pelaku langsung melarikan diri. Nur Kholis lantas ditolong warga dan dibawa ke rumah sakit.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.00. anak saya sempat main wifi selama satu jam. Katanya, pelaku berjumlah dua orang berboncengan motor,” katanya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Keboncandi Bripka Sahrul membenarkan adanya aksi penjambretan di Ranggeh. Namun, pihaknya masih belum dapat berkomentar banyak. Pasalnya, Polsek belum menerima keterangan dari korban.

“Memang benar itu. Cuma kami belum mengetahui kronologi yang sebenarnya. Korban masih belum bisa ditanya dan masih shock,” terang Sahrul. 

(br/fun/riz/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia