Senin, 20 Aug 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Dongkrak Produksi Mangga Alpukat dengan Perluasan Area Tanam

Senin, 11 Jun 2018 12:00 | editor : Muhammad Fahmi

mangga, kebun, pasuruan

UNGGULAN: Salah satu kebun mangga 21 di Kawasan Rembang, Pasuruan. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Mangga gadung klonal 21 atau yang dikenal dengan manga alpukat telah menjadi ikon Kabupaten Pasuruan. Untuk itulah, Pemkab terus memacu tingkat produksi mangga tersebut, agar mampu memenuhi tingginya permintaan pasar.

Langkah yang dilakukan, dengan melakukan perluasan lahan mangga. Perluasan itu akan dilakukan di wilayah Rembang. Dana ratusan juta disiapkan, untuk pengadaan bibit mangga gadung klonal 21.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Ihwan mejelaskan, luas lahan mangga saat ini mencapai kisaran 4 ribu hektare. Lahan tersebut tersebar di wilayah Rembang serta Sukorejo serta beberapa kecamatan lain.

Tahun 2017 lalu, Pemkab telah melakukan perluasan 150 hektare untuk mangga gadung klonal 21. Belasan ribu pohon ditanami di wilayah Rembang.

Rencananya, perluasan juga akan dilakukan tahun ini. “Kami rencanakan untuk menambah luas lahan mangga klonal 21, kembali di wilayah Rembang,” sampai Ihwan.

Penambahan lahan yang akan direalisasikan seluas 160 hektare. Sebanyak 16 ribu bibit pohon mangga akan ditebar di wilayah Rembang. Dana hampir Rp 200 juta disiapkan, untuk pengadaan bibit pohon mangga tersebut.

“Anggarannya bersumber dari APBD 2018. Perluasan ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Lahan yang semula kurang produktif, bisa membawa berkah tersendiri bagi petani, dengan menanaminya mangga,” harapnya.

(br/one/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia