Jumat, 21 Sep 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Polisi Curigai Jeriken Dilakban di Rumah Terduga Teroris Probolinggo

Kamis, 17 May 2018 21:18 | editor : Muhammad Fahmi

BARANG BUKTI: Petugas kepolisian saat mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah pelaku.

BARANG BUKTI: Petugas kepolisian saat mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah pelaku. (Istimewa)

MAYANGAN-Penggerebekan tiga rumah terduga teroris di Perumahan Sumbertaman, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih tak hanya berhasil mengamankan 3 terduga teroris. Dari tiga rumah terduga, Densus 88 yang di-back up Polres Probolinggo Kota dan TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti. 

Dari data yang dihimpun, ada 14 item barang yang diamankan polisi. Yakni 3 buah senapan angin jenis glock; 2 buah busur panah; 2 buah anak panah; 3 unit ponsel. 

Selanjutnya, 1 buah HT; 1 pompa senapan angin;1 buah jeriken dibalut lakban; 1 buah parang; 1 buah notebook dan 2 flasdisk; 6 lembar peta. Lalu, 1 buah peredam tembak; 3 buah tele; 1 buah kamera dan 6 buah paspor.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, ketiga terduga teroris itu yakni MF, IS dan HA berencana melakukan penyerangan. 

Namun, polisi sejauh ini belum mengetahui sasarannya. Namun, melihat tren yang dilakukan terduga pelaku, maka sasaran utama mereka adalah pihak kepolisian. Sasaran lainnya, yakni tempat ibadah. Polisi juga belum mengetahui kapan aksi teror itu akan dilakukan sang eksekutor IS yang tiap harinya jadi tukang potong rambut dan HA yang tiap harinya seorang guru PNS yang mengajar Bahasa Inggris di SMKN 1 Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo itu.

“Kalau untuk bomnya belum ada. Tapi, ada bahan kimia yang kuat diduga akan digunakan sebagai bahan peledak. Jika bahan kimia itu tak bahaya, maka tak perlu sampai dilakban seperti itu,” tambah Alfian. 

(br/mie/rpd/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia