Jumat, 21 Sep 2018
radarbromo
icon featured
Probolinggo

Selama Ramadan, Jam Kerja ASN Pemkot Probolinggo Dipangkas Jadi Segini

Kamis, 17 May 2018 11:30 | editor : Muhammad Fahmi

pns, asn, pegawai negeri, abdi negara

JAM KERJA BERKURANG: ASN Pemkot Probolinggo dalam suatu kesempatan. (Dok. Radar Bromo)

PROBOLINGGO - Penyesuaian jam kerja aparatur sipil negara (ASN) juga dilakukan di Pemkot Probolinggo selama Ramadan 1439. Bila sebelumnya dalam sepekan jam kerja capai 37,5 jam. Maka, selama Ramadan ini, selama sepekan jam kerja mencapai 32,5 jam.

Penyesuaian itu dilakukan berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 336 Tahun 2018. Surat edaran itu berisi tentang penetapan jam kerja ASN, TNI, dan Polri pada bulan Ramadan.

Kasubag Tata Laksana dan Pelayanan Publik pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Probolinggo Nurindah Wijayanti menjelaskan, ada pemangkasan jam kerja selama Ramadan. Bila dihitung, pemangkasan itu mencapai 5 jam dalam sepekan.

Dijelaskan lebih rinci, sesuai jam kerja normal, organisasi perangkat daerah (OPD) dengan lima hari kerja, pada Senin-Kamis masuk pukul 07.30. Pulang pukul 16.00. Nah, selama Ramadan berubah. Masuk pukul 07.30 dan pulang pukul 15.00. Untuk hari Jumat, pada hari biasa masuk kerja pukul 07.30 dan pulang 12.00. Selama Ramadan, jam pulang menjadi pukul 11.30.

Perubahan jam kerja juga dilakukan bagi OPD dengan enam hari kerja. Seperti puskesmas misalnya. Di hari normal masuk pukul 07.00 hingga pulang pukul 15.00 mulai Senin-Kamis.

Nah, selama Ramadan berubah masuk pukul 07.30-11.30 tanpa waktu istirahat. “Kalau untuk RSUD Moh. Saleh itu jamnya diatur oleh pihak rumah sakit, mengingat tenaga medisnya juga banyak dan shift-shift-an,” imbuhnya.

Kalau mengacu pada aturan Men PANRB masuk jam 08.00. Tapi, kalau masalah masuk dikembalikan pada tiap daerah masing-masing. Untuk di Kota Probolinggo sendiri, masuknya tetap pukul 07.30. Agar tidak terlalu siang. Namun, untuk hitunganya tetap sesuai aturan,” imbuhnya.

Meski ada perubahan jam kerja, namun Nurindah Wijayanti menjelaskan, pelayanan publik tetap berjalan normal. ASN tetap harus memberikan pelayanan prima pada masyarakat.

(br/rpd/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia