Rabu, 19 Sep 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Duh, Ada 52 Siswa SD/MI di Kabupaten Probolinggo Drop Out

Kamis, 17 May 2018 10:00 | editor : Muhammad Fahmi

siswa, pelajar, murid, sd, sekolah dasar

Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)

KRAKSAAN - Sebanyak 52 peserta ujian akhir sekolah tingkat SD/ MI tidak mengikuti ujian. Sebab, puluhan pelajar itu drop out (DO). Dari 52 siswa itu, sebanyak 35 siswa SD dan sisanya 17 siswa MI.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pelaksanaan ujian sekolah/madrasah di Kabupaten Probolinggo, secara umum berjalan lancar. Termasuk, tidak ada informasi kekurangan naskah soal ujian sekolah/madrasah.

Kepala Dispendik (Kadispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Sekretaris Dinas Dwi Sentot mengatakan, pelaksanaan ujian sekolah/madrasah hingga hari terakhir, berjalan lancar. Tidak ada hambatan, termasuk soal naskah ujian sekolah/madrasah.

Namun, memang ada 52 peserta yang tidak ikut ujian akhir sekolah. Sebanyak 35 peserta itu dari lembaga SD dan sisanya, 17 siswa dari lembaga MI. ”Kalau siswa yang tidak ikut ujian sekolah/madrasah total ada 52 siswa. Alasannya, ternyata sudah berhenti sekolah,” lanjutnya.

Sentot sendiri terkejut dengan jumlah siswa yang tidak ikut ujian karena DO. Sebab, setelah diklarifikasi pada lembaga sekolah, ada beberapa hal yang menyebabkan siswa tidak melanjutkan sekolah. Mulai ikut orang tuanya merantau ke luar daerah, sampai menikah dini.

“Ya ada siswa yang memang berhenti karena tidak mau sekolah. Tetapi, kenyataan juga karena memang orang tuanya menyuruh untuk menikah atau bekerja,” terangnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia