Minggu, 23 Sep 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Kuota Cuma 50, Tapi Desa yang Mengajukan Rehab Kantor Capai 80

Rabu, 16 May 2018 20:00 | editor : Fandi Armanto

balai desa, pendapa

ILUSTRASI: Balai Desa. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Pemkab Pasuruan kebanjiran pengajuan rehab balai desa. Hingga pertengahan Mei 2018 ini, puluhan proposal rehab kantor desa masuk ke Pemkab.

Menurut Kepala Bidang Keuangan dan Kekayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Andar Sulistyorini, antusiasme pemerintah desa cukup tinggi, untuk membenahi kantor desa masing-masing. Buktinya, terlihat dengan banyaknya proposal pengajuan rehab kantor desa di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Hingga pertengahan Mei 2018 ini, pihaknya sudah menerima permohonan rehab kantor desa sebanyak 80 proposal. Hanya saja, pembenahan yang akan dilakukan belum dalam waktu dekat ini.

“Sudah banyak yang mengajukan. Tapi, masih perlu kami verifikasi,” kata Andar saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.

Andar menambahkan, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan untuk pembenahan rehab kantor desa. Proposal yang masuk tersebut, nantinya akan diverifikasi terlebih dahulu.

Untuk kemudian dicek di lapangan. Barulah, jika dianggap memenuhi persyaratan, maka akan disupport anggaran. “Perlu kami cek dulu proposalnya serta peninjauan di lapangan. Jadi ada tahapan-tahapan yang harus dilalui,” bebernya.

Dari proposal yang masuk itu, tentunya tidak akan seluruhnya akan disetujui. Mengingat, anggaran yang tesedia sangatlah terbatas. Pemkab menyediakan dana Rp 5,6 miliar tahun 2018 ini.

Besaran dana tersebut, diproyeksikan untuk membenahi kurang lebih 50 kantor desa. “Rehabnya macam-macam. Mulai pembenahan lantai, atap dan rehab lainnya sesuai kebutuhan,” sambungnya.

(br/one/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia