Rabu, 19 Sep 2018
radarbromo
icon featured
Desa Maslahat
Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi

Siapkan Pembangunan Jalan Alternatif Antarkabupaten

Rabu, 16 May 2018 10:15 | editor : Fandi Armanto

jalan, paving, desa sentul, kecamatan purwodadi, kabupaten pasuruan

TERPASANG PAVING: Jalan di pemukiman Dusun Gunting yang kini sudah lebih mulus dan lebih tertata rapi. (Edwan Abdi Wiratama/Radar Bromo)

UPAYA pemerintah Desa Sentul untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan akses transportasi aktivitas warga terus ditingkatkan setiap tahunnya. Mulai dari pembangunan, hingga perbaikan jalan lingkungan. Sebagian jalan yang dibangun kini bahkan ada yang menjadi jalur alternatif.

------------

Mayoritas pembangunan jalan pemukiman di Desa Sentul adalah pavingisasi. Beberapa titik jalan yang dibangun adalah jalan rusak dan belum tersentuh bangunan ditahun sebelumnya. Ada pula kondisi jalan masih berupa tanah.

Hal ini menjadi perhatian pemerintah desa untuk segera diperbaiki dengan cara pavingisasi. Ini lantaran menyesuaikan dengan kondisi tanah disana. Pavingisasi yang dibangun berada di lingkungan pemukiman kampung warga serta ditunjang dengan drainase untuk mengatasi luberan air.

Sugianto selaku Kades Sentul mengatakan, pavingisasi ditujukan agar akses menjadi lancar. Dengan begitu warga tak lagi menemui kendala saat beraktivitas. Adapun jalan yang telah dibangun pavingisasi pada tahun 2017 berada di di Dusun Popohan, Gunting dan Kampungbaru.

Tak hanya dibangun jalan saja namun jalan yang agak rendah juga ikut ditinggikan. Sehingga memudahkan para pengendara saat melintasinya. Contohnya seperti di Dusun Popohan. Dulunya, banyak pengendara yang mengeluh karena kondisi jalan yang menurun sehingga mengkhawatirkan terjadinya kecelakaan. Apalagi kondisi jalan dulunya masih berupa tanah.

“Jika hujan sangat becek serta licin. Namun setelah ditinggikan dan di lengkapi paving, kini jalan lebih mudah jika dilewati,” beber Sugianto.

Selain jalan yang dibangun paving juga ada titik yang telah dilengkapi dengan bangunan drainase. Jalan pun kini menjadi lebih awet. “Sebelum adanya saluran pembuangan air seperti drainase, air meluber ke jalan dan terkadang meluber ke halaman rumah warga,” jelasnya.

perangkat, desa sentul, kecamatan purwodadi, kabupaten pasuruan

KOMPAK: Kepala Desa Sentul Sugianto bersama jajaran perangkat Desa Sentul. (Edwan Abdi Wiratama/Radar Bromo)

Di tahun 2018 juga akan dilanjut pembangunan dengan menyentuh titik kebutuhan yang masih belum tersentuh. Misalnya akan dibuatkan jalan baru sebagai akses jalan penghubung alternatif menuju ke Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

“Jalan ini menjadi akses alternatif sehingga dapat mempersingkat waktu jarak tempuh, karena banyak wartga juga bekerja di daerah sumber porong, sehingga ketika jalan sudah jadi maka wkatu yang digunakan akan terasa lebih singhkat dari pada lewat jalur utama lebih jauh jaraknya.

Agar lebih lengkap maka nantinya akan juga dilengkapi dengan jembatan penghubung ditiitk jalan baru yang akan dibangun, sementara masih diajukan ke pemkab karena sumber anggaranya berbeda mudah-mudahan bisa dibantu dengan segera terealisasikan sehingga memudahkan warga sekitar. Terangnnya.

ukm, produk, desa sentul, kecamatan purwodadi, kabupaten pasuruan

MENGGELIAT: Salah satu produk UKM berupa makanan ringan yang kini menjadi menjadi produk oleh-oleh camilan khas desa. (Edwan Abdi Wiratama/Radar Bromo)

Koordinir UKM Berkembang

Perkembangan usaha kecil dan menengah di Desa Sentul terus menggeliat. Ini membawa dampak perekonomian masyarakat yang semakin terdongkrak dari segi ekonomi. UKM bahkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Sugianto selaku Kades Sentul mengatakan, dulunya masyarakat sekitar kebanyakan adalah buruh pabrik. Sebagian lagi menjadi perajin mebeler. Hasil produk yang dibuatnya pun mampu bersaing dengan buatan pabrik. Sebab kualitas produk tetap dijaga agar hasilnya tak kalah dengan buatan pabrik.

Selain mebeler masyarakat juga mengembangkan usaha aneka makanan ringan yang dikemas dengan plastik kemasan. Semisal keripik tempe, pisang, telo ungu, ubi, stik telo dan stik keju serta kerupuk. Hasil produk ini cukup dikenal dikalangan konsumen luar desa bahkan pangsa pasarnya sudah merambah ke malang.

“Hasil olahan makanan ringan kemasan ini sudah menjadi oleh-oleh khas desa. Produksinya melimpah karena bahan dasar pembuatanya terbuat dari olahan hasil potensi petani lokal. Selain itu juga tanpa bahan pengawet. Inilah yang menjadi kelebihan sehingga mampu menembus pasar hingga keluar kota seperti Malang,” jelasnya.

“Kini pertumbuhan perekonomian semakin maju. Agar lebih tertata sehingga mudah dipromosikan menjadi ikon oleh-oleh khas desa maka ke depannya akan kami buatkan wadah. Semisal komunitas UKM Desa Sentul yang mengakomodir seluruh pelaku usaha di wilayah desa sebagai anggotanya,” terang Sugianto

Jika nantinya UKM sudah terkoordinir, maka kedepanya juga akan di fasilitasi berupa pelatihan untuk menambah wawasan dan keahlian mereka. Dengan begitu ide dan gagasan mereka akan berkembang lebih maju serta dapat menghasilkan produk yang lebih inovatif.


Tentang Desa Sentul
Jumlah Penduduk: 5994 Jiwa
Luas Wilayah: 305 Hektare
Jumlah RT/RW: 25 / 7
Jumlah Dusun: 4 Dusun; Krajan, Popohan, Kampung Baru Kebonjati, Gunting
Potensi Desa:
Pertanian: Padi
UKM: Pigura, Catur, Kripik singkong, Kripik Telo ungu, kripik Tempe, Kripik Pisang, Kripik, Stik keju dan Mebel
Peternakan: Ayam, Sapi, Kambing

(br/ed/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia