Jumat, 19 Oct 2018
radarbromo
icon-featured
Tilik Desa
Desa/Kecamatan Gending

Antisipasi Banjir, Bangun Drainase

Rabu, 16 May 2018 08:15 | editor : Muhammad Fahmi

desa gending, kecamatan gending

HINDARI BANJIR: Pembangunan drainase di Desa Gending. (M. Hilal Lahan Amrullah/Radar Bromo)

GENDING - Banjir yang selalu terjadi setiap musim hujan di sejumlah wilayah di Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, menjadi perhatian khusus Pemdes Gending. Pemdes Gending pun membangun saluran drainase di sejumlah titik untuk mengantisipasi banjir.

Saluran drainase pun rampung dibangun di tiga titik, tahun lalu. Masing–masing di Dusun Krajan RT 6 sepanjang 98 meter, Dusun Krajan RT 7 sepanjang 90 meter, dan Dusun Kebon 85 meter.

Rampungnya pembangunan drainase ini membuat permukiman warga lebih rapi. Di Dusun Krajan misalnya, sebelum dibangun drainase, lingkungan warga kumuh. Setelah rampung dibangun, semakin bersih dan aman dari banjir.

Lalu di Dusun Kebon, tidak ada lagi genangan air di jalan dan permukiman warga saat hujan. Air pembuangan dari pertanian juga tidak lagi memenuhi permukiman warga.

“Drainase Dusun Kebon adalah pembuangan dari pertanian. Dulu tidak ada drainasenya. Aliran air buntu, sehingga meluber ke tanah PT Sasa Inti Gending,” terang Kepala Desa Gending Yuni Christina. S.

Pemdes Gending juga rampung membangun jalan rabat di tiga titik. Masing–masing di Dusun Kebon sepanjang 200 meter x 2 meter, Dusun Krajan RT 4 sepanjang 93 meter x 2 meter, dan Dusun Krajan RT 6 sepanjang 45 meter x 2 meter.

“Dulu jalan di tiga titik itu berupa tanah, sama sekali belum terjamah. Saat hujan becek. Dengan pembangunan ini, warga pun makin mudah beraktivitas,” terangnya.

Jalan rabat Dusun Kebon merupakan akses jalan pendidikan dan permukiman. Sedikitnya 200 kepala keluarga dan 1 lembaga pendidikan Taman Kanak–Kanak terdampak pembangunan. Sedangkan, jalan rabat di Dusun Krajan merupakan akses jalan ke musala.

“Jalan yang diharapkan warga sudah terwujud, sesuai dari hasil musyawarah desa (musdes). Setelah dibangun jalan tidak becek,” terangnya.

Rehab sejumlah musala dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) juga rampung dibangun tahun lalu.


Wadahi Kreativitas, Gagas Usaha Sablon

Pemerintah Desa/Kecamatan Gending, Kabupatan Probolinggo, melalui Karang Taruna desa setempat menggagas pengembangan keterampilan (life skill) melalui usaha sablon manual. Usaha sablon ini sudah berjalan dua tahun. Sedikitnya, 12 anggota Karang Taruna aktif menjalankan usaha sablon tersebut.

Awalnya, menurut Kades Gending, Yuni Christina S, pemerintah desa setempat tidak memiliki lapangan. Padahal, pemuda desa setempat memiliki potensi olahraga dan seni. Pemdes lantas mengarahkan kreativitas warga dengan membuat usaha sablon.

Adapun pemasarannya, masih di sekitar kecamatan gending. Biasanya, pada kegiatan HUT kemerdekaan RI, usaha sablon ini ramai pesanan. Adapun pemasaran lainnya dengan sistem online.

Sedangkan kualitas sablonnya berbeda dengan sablon lainnya. Motif gambar yang ditawarkan lebih modern. “Gambarnya muncul atau timbul, gak pudar warnanya,” terangnya.


Pendapatan Desa
Dana Desa: Rp. 877.813.000
Bagi Hasil Pajak: Rp. 19.862.700
Alokasi Dana Desa: Rp. 279.333.200
Silpa 2017: Rp. 75.853.540
Total Pendapatan: Rp. 1.252.862.440

Belanja Desa
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: Rp. 315.212.177
Pelaksanaan Pembangunan: Rp. 765.613.800
Pembinaan Kemasyarakatan: Rp. 11.846.000
Pemberdayaan Masyarakat: Rp. 114.581.210
Tak Terduga: Rp. 6.858.330
Total Belanja: Rp. 1.214.111.517

desa gending, kecamatan gending

RAPI: Pembangunan jalan rabat membuat permukiman warga lebih rapi, tidak kumuh, dan nyaman. Becek karena banjir pun hilang. (M. Hilal Lahan Amrullah/Radar Bromo)

(br/hil/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia