Rabu, 19 Sep 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Ssstt.... 26 Ribu Warga Belum Miliki e-KTP, Begini Nasib di Pilkada

Sabtu, 21 Apr 2018 11:30 | editor : Muhammad Fahmi

ktp, e-ktp, ktp el, kartu tanda penduduk, elektronik

Ilustrasi (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Pasuruan sudah ditetapkan dengan jumlah 1.160.342. Namun, masih ada 26 ribu warga Kabupaten Pasuruan yang belum memiliki e-KTP maupun surat keterangan (suket).

Karena itu, Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan pun menggenjot perekaman warga non e-KTP ini. Ahmari, ketua Panwaslih Kabupaten Pasuruan menjelaskan, sebelumnya memang ada 40.192 warga Kabupaten Pasuruan yang berhak memilih, namun belum memiliki e-KTP.

Mereka ini sudah masuk database kependudukan Dispendukcapil. Karena itu, mereka dipastikan masuk dalam DPT. “Karena itu, sebelum Pilkada mereka harus memiliki tanda bukti sebagai WNI, seperti e-KTP atau surat keterangan,” jelasnya.

Dari 40.192 warga tersebut, sebanyak 13.490 warga sudah ikut perekaman e-KTP. Namun, kartu e-KTP atau suket masih dalam proses. Sedangkan sisanya sebanyak 26.702 orang, belum ikut perekaman.

Ditegaskan Ahmari, setiap WNI yang mempunyai hak pilih wajib membawa e-KTP atau suket. “Selain membawa surat undangan C6, juga wajib membawa e-KTP atau suket sebagai bukti identitas,” terangnya.

Karena itu, warga yang mempunyai hak pilih, namun belum memiliki e-KTP dan suket, diharapkan proaktif ke Dispendukcapil atau kecamatan. Mereka bisa menanyakan suket atau e-KTP sebelum hari H pemilihan.

Sunyono, kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan mengatakan, tim Dispendukcapil sudah turun ke desa-desa untuk melakukan perekaman bagi warga yang belum memiliki e-KTP.

“Selain sudah ada tim yang turun, harapan kami warga juga proaktif datang ke kecamatan, jika merasa belum ikut perekaman e-KTP,” terangnya.

Dia berjanji, warga yang memiliki hak pilih dipastikan sudah mendapat suket agar saat hari H pemilihan, bisa mencoblos. “Kalau e-KTP masih butuh proses, tapi sebelum itu dipastikan sudah mendapatkan suket agar bisa menjadi syarat untuk mencoblos,” jelasnya.

(br/eka/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia