Minggu, 18 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Politik

Parpol Hanya Boleh Sebatas Sosialisasi jelang Pemilu 2019

Senin, 16 Apr 2018 14:00 | editor : Muhammad Fahmi

parpol, partai, politik, pemilu, peserta, logo

Ilustrasi (Dok. Radar Bromo)

MAYANGAN - Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah berjalan. Namun, saat ini parpol belum boleh berkampanye. Hanya sebatas sosialisasi.

Suef Priyanto, ketua Panwaslih Kota Probolinggo menegaskan, masa kampanye Pemilu 2019 dimulai pada 23 September 2018. “Jadi, sebelum tanggal itu parpol tidak diperkenankan melakukan kampanye dalam bentuk apapun,” ujarnya.

Seperti memasang Alat Peraga Kampanye (APK) atau foto gambar yang ada parpol-nya. “Yang dibolehkan hanya sebatas melakukan sosialisi. Sosialisasi pun juga dibatasi, yaitu hanya memasang bendera dan nomor urut,” jelasnya.

Selain itu, sosialisasi terbatas bisa dilakukan. “Seperti pertemuan di kantor partai politik, pertemuan antar anggota parpol. Itu boleh, tapi kampanye terbuka tidak boleh,” jelasnya.

Jika ada yang melanggar, menurutnya, Panwaslih akan menindak pelanggaran itu. “Penindakan pelanggaran bisa dilakukan oleh Panwaslih Kota Probolinggo, Panwascam, maupun di kelurahan,” ujarnya.

Sementara laporan pelanggaran dibatasi hanya 7 hari setelah ada indikasi pelanggaran. “Misalnya rekan-rekan parpol menemukan pelanggaran, jika pelanggaran terjadi 10 hari sebelumnya, tidak bisa menindak. Batasnya adalah 7 hari setelah kejadian kami bisa menindak,” ujarnya.

(br/put/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia