Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Tahun Ini Tak Ada Penambahan Rambu-Penunjuk Jalan di Kota

Senin, 16 Apr 2018 10:45 | editor : Fandi Armanto

jalan kh mansyur, rambu lalu lintas

PENUNJUK ARAH: Pemotor melintas di Jalan KH Manysur beberapa waktu lalu. Tahun ini, Dishub tak berencana menambah papan maupun penunjuk jalan di kota. (Dok. Radar Bromo)

GADINGREJO - Tidak adanya jalan baru, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ). Namun, Dishub tetap mengalokasikan anggaran pemeliharaan Rp 25 juta.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Wahid Yulianto mengatakan, Dishub tidak akan menambah RPPJ di Kota Pasuruan. Namun, pihaknya akan tetap melakukan pemeliharaan dengan anggaran Rp 25 juta.

Ia menyebut, penambahan RPPJ dibutuhkan saat ada jalan baru. Sebab, RPPJ dipasang untuk memudahkan pengendara saat melintas. Karena tahun ini tidak ada jalan baru, maka tidak ada penambahan RPPJ. “Tahun ini kami hanya melakukan pemeliharaan rutin saja. Anggarannya Rp 25 juta dari APBD 2018,” ujarnya.

Wahid mengatakan, RPPJ yang dipelihara Dishub merupakan penunjuk arah menuju wilayah atau daerah tertentu dan papan nama jalan. Selain itu, RPPJ ini harus berada di jalan protokol atau jalan utama. Sementara untuk jalan kampung menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan dan pemerintah kelurahan.

Ia menyebut, perbaikannya sendiri bervariasi bergantung pada kondisi di lapangan. Jika, RPPJ ditemukan kusam, Dishub akan mengecatnya. Jika rusak akan diganti dengan yang baru. “Keberadaan RPPJ ini sangat penting. Sebab, ini berfungsi sebagai pembantu pengendara yang melintas saat ingin menuju ke suatu wilayah,” ujar Wahid.

(br/riz/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia