Minggu, 18 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Gara-gara Rem Blong, Bus Travel Adu Moncong dengan Kijang di Prigen

Minggu, 15 Apr 2018 03:38 | editor : Muhammad Fahmi

laka, kecelakaan, bus, toyota, kijang, rem blong, adu depan, adu moncong

ADU MONCONG: Bus travel yang membawa rombongan wisatawan asal Surabaya hantam Toyota Kijang setelah alami rem blong. (Muhamad Busthomi/Radar Bromo)

PRIGEN - Perjalanan pulang rombongan wisata asal Surabaya, berujung tragedi. Itu lantaran bus travel yang ditumpanginya mengalami rem blong sekitar pukul 17.15, Sabtu (14/4). Setelah sempat oleng, bus menabrak sebuah mobil Toyota Kijang yang melaju dari arah berlawanan.

Insiden itu terjadi di jalur wisata Taman Safari Indonesia II, Dusun Sekar, Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Ali Masrukin, 32, sopir bus bernopol L 7708 UA semula tak merasakan kejanggalan. Bahkan sejak keluar dari area wisata, laju kendaraan begitu lancar.

“Baru saat di turunan, jaraknya sekitar 200 meter saya injak rem sudah ngeblong,” ujar Ali saat ditemui di lokasi kejadian. Kondisi itu lantas memicu olengnya bus. Laju kendaraan semakin tak terkendali saat di jalur yang sama tengah padat. Ali kemudian mencoba menghindari tabrakan. Ia pun berusaha membanting setir.

“Ternyata dari jalur berlawanan ada mobil yang sudah berhenti,” tambah Ali. Mobil tersebut tak lain ialah Toyota Kijang bernopol N 1118 VE yang dikemudikan Nasrullah, 32, warga Desa Glagahsari, Kecamatan sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Nasrullah bermaksud menghadiri undangan di Jatiarjo, Prigen. Ia membawa istrinya Nuryani, 32, adiknya Khoirullah, 19, dan anaknya Ubaidillah, 4.

Begitu tabrakan terjadi, laju bus langsung terhenti. Kedua mobil beradu moncong. Akibatnya, bagian depan masing-masing kendaraan ringsek. Nuryani yang duduk di bagian depan mengalami luka akibat benturan pada bagian kepala. Sedangkan penumpang lainnya selamat.

Sementara itu, penumpang bus berjumlah 40 orang kemudian dievakuasi dan dipindahkan ke bus lain. Tak lama, sejumlah petugas Unit Lantas Polsek Pandaan mendatangi TKP.

Kanitlantas Polsek Pandaan, Iptu Saiful Anam menjelaskan, pihaknya hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas. “Kerugian material dua kendaraan mencapai Rp 25 juta. Untuk Bus senilai Rp 15 juta, sedangkan Toyota Kijang senilai Rp 25 juta," pungkasnya.

(br/tom/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia