Minggu, 18 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Polisi Akhirnya Lepas Siswa Pembawa Pil, Sebut Tak Penuhi Unsur Pidana

Sabtu, 14 Apr 2018 06:00 | editor : Fandi Armanto

siswa, pelajar, bawa pil, dextro, diamankan, obat terlarang, narkoba, penyalahgunaan

HANYA DIBINA: MSA bersama puluhan butir pil yang dibawanya. Sempat diamankan polisi usai menabrak becak, Kamis (12/4) lalu, siswa SMK di Bangil itu akhirnya dilepas. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Polisi akhirnya melepaskan MSA, 19, warga Pogar, Kecamatan Bangil atas kasus pil Dextro yang menjeratnya. Pelajar sebuah SMK Negeri di Bangil itu dilepaskan setelah tidak adanya unsur pidana yang melilitnya.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono saat ditemui di kantornya Jumat (13/4). Nanang –sapaannya- menjelaskan, sudah melakukan pemeriksaan terhadap MSA. Pemeriksaan itu berlangsung beberapa jam di kantor Satreskoba Polres Pasuruan.

Dari pemeriksaan tersebut, didapati kesimpulan. Kalau tidak menemukan unsur pidana yang melilit MSA. Sehingga, pihak yang bersangkutan bisa dipulangkan.

“Kamis sore (12/4) sudah kami pulangkan. Kami serahkan ke orang tuanya agar dilakukan pembinaan,” sampai Nanang.

Menurut Nanang, unsur pidana yang dimaksudnya adalah pasal 196 atau 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam pasal tersebut, tertuang barang siapa mengedarkan dan membuat tanpa memiliki izin edar, bisa dipidana. Sementara, dari pemeriksaan, petugas tidak menemukan unsur yang dimaksud.

“Kami tidak menemukan unsur pidana untuk yang bersangkutan. Makanya, bisa kami serahkan ke orang tuanya,” tutur dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SMK diamankan anggota Satlantas Polres Pasuruan, Kamis pagi (12/4). Pelajar yang diketahui bernama MSA itu diamankan setelah kedapatan membawa pil Dextro sebanyak 25 butir.

Perkara ini bermula saat petugas Satlantas Polres Pasuruan menggelar giat pengaturan arus di persimpangan empat Pegadaian. Di situ, petugas mendapati MSA jatuh dari motor. MSA jatuh setelah menabrak becak.

Petugas menghampiri dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, didapati kalau ia membawa pil Dextro yang disimpan di jok motornya. Di situlah, petugas kemudian membawa dan menyerahkan ke Satreskoba Polres Pasuruan untuk pemeriksaan.

Rupanya, MSA dilepaskan. Alasannya, tidak memenuhi unsur yang terkandung dalam pasal 196 jo pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

siswa, pelajar, bawa pil, dextro, diamankan, obat terlarang, narkoba, penyalahgunaan

DIAMANKAN: Polisi mengamankan MSA di Pogar bersama motor protolannya. (Dok. Radar Bromo)

(br/one/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia