Sabtu, 20 Oct 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Mencuri di Masjid Ketapang, Warga Jember Ini Terciduk berkat CCTV

Rabu, 21 Mar 2018 07:15 | editor : Muhammad Fahmi

maling, pencuri, masjid, hp, handphone, terekam, cctv, gagal

TERCYDUK: Samsul saat diamankan di Mapolres Probolinggo Kota. (Mukhamad Rosyidi/Radar Bromo)

KADEMANGAN - Aksi yang dilakukan Samsul, 23, warga Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember ini sudah nekat. Senin (19/3) malam, ia digiring ke Markas Polres Probolinggo Kota karena mencuri handphone milik warga di masjid.

Pencurian itu dilakukannya, Jumat (16/3) lalu, di sebuah masjid di Jalan Lawu, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Korbannya Mahmud Riskillah, 16, warga Kelurahan Ketapang.

Kini, Samsul ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Probolinggo Kota.

Informasinya, Jumat (16/3) lalu, sehabis salat isyak korban tiduran di masjid tak jauh dari rumahnya. Ternyata, korban yang membawa handphone itu terlelap.

Setelah bangun sekitar pukul 21.00 WIB, handphone-nya lenyap. Tahu masjid ini dipasangi CCTV, korban langsung melihat rekamannya. “Saya tahunya karena melihat CCTV,” ujar korban.

Senin (19/3) malam, korban keluar rumah dan jalan-jalan di sekitar Pos Polisi Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan. Di sana korban melihat orang dengan ciri-ciri yang sama dengan orang yang mencuri handphone-nya.

Mendapati itu, korban tak langsung melabraknya. Ia memilih pulang melapor kepada ayahnya, Abdul Wahid, 35.

Bersama ayahnya, korban kemudian menghampiri Samsul. Wahid langsung memegang pelaku sembari menanyakan, benar tidaknya telah mencuri handphone korban. “Dia menjawab memang dia yang mencuri,” ujar Wahid.

Setelah mengaku, Wahid dan Riski menanyakan di mana barang yang telah dicurinya. Samsul mengaku, telah menjualnya. Kemudian mereka menyerahkan Samsul ke Mapolres Probolinggo Kota. “Setelah itu, langsung kami serahkan ke polisi untuk mendapatkan hukuman,” ujar Wahid.

Riski mengatakan, mengetahui pelaku setelah melihat rekaman CCTV di masjid tempatnya leyeh-leyeh. Sehingga, ia mudah mengenali pelaku. “Dari rekaman CCTV itu, terlihat pelaku memakai baju dan celana yang sama. Jadi, kemarin (Senin) saya iseng keliling, tahu ada orang yang mencuri handphone saya, baru saya lapor sama bapak,” ujarnya.

(br/sid/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia